<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222</id><updated>2011-11-09T13:16:20.513+07:00</updated><category term='Shalat'/><category term='Hikmah'/><category term='Hadits'/><category term='Sejarah'/><category term='Membongkar Kebohongan'/><category term='Pernikahan'/><category term='Video'/><category term='Cinta'/><category term='Nasehat'/><category term='Fatwa (MUI)'/><title type='text'>FSI Ibnu Sina</title><subtitle type='html'>Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Universitas Tanjungpura</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-6022464700768297034</id><published>2010-02-03T22:39:00.000+07:00</published><updated>2010-02-03T22:40:25.600+07:00</updated><title type='text'>Hadir dalam Template baru</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;(Blog dalam perbaikan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-6022464700768297034?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/6022464700768297034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2010/02/hadir-dalam-template-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/6022464700768297034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/6022464700768297034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2010/02/hadir-dalam-template-baru.html' title='Hadir dalam Template baru'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-272416367769148744</id><published>2010-01-07T19:45:00.000+07:00</published><updated>2010-04-16T09:08:36.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fatwa (MUI)'/><title type='text'>HIMPUNAN FATWA HARAM MEROKOK</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" &gt;1. Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merokok haram hukumnya berdasarkan makna yang terindikasi dari zhahir ayat Alquran dan As-Sunah serta i'tibar (logika) yang benar. Allah berfirman (yang artinya), "Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan." (Al-Baqarah: 195).&lt;br /&gt;Maknanya, janganlah kamu melakukan sebab yang menjadi kebinasaanmu. Wajhud dilalah (aspek pendalilan) dari ayat di atas adalah merokok termasuk perbuatan yang mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalil dari As-Sunah adalah hadis shahih dari Rasulullah saw. bahwa beliau melarang menyia-nyiakan harta. Makna menyia-nyiakan harta adalah mengalokasikannya kepada hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagaimana dimaklumi bahwa mengalokasikan harta dengan membeli rokok adalah termasuk pengalokasian harta pada hal yang tidak bermanfaat, bahkan pengalokasian harta kepada hal-hal yang mengandung kemudharatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil yang lain, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, "Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula membahayakan orang lain." (HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340).&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, menimbulkan bahaya (dharar) adalah ditiadakan (tidak berlaku) dalam syari'at, baik bahayanya terhadap badan, akal, ataupun harta. Sebagaimana dimaklumi pula bahwa merokok adalah berbahaya terhadap badan dan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun dalil dari i'tibar (logika) yang benar yang menunjukkan keharaman rokok adalah karena dengan perbuatan itu perokok mencampakkan dirinya ke dalam hal yang menimbukan bahaya, rasa cemas, dan keletihan jiwa. Orang yang berakal tentu tidak rela hal itu terjadi pada dirinya sendiri. Alangkah tragisnya kondisinya, dan demikian sesaknya dada si perokok bila tidak menghisapnya. Alangkah berat ia melakukan puasa dan ibadah-ibadah lainnya karena hal itu menghalagi dirinya dari merokok. Bahkan, alangkah berat dirinya berinteraksi dengan orang-orang saleh karena tidak mungkin mereka membiarkan asap rokok mengepul di hadapan mereka. Karena itu, Anda akan melihat perokok demikian tidak karuan bila duduk dan berinteraksi dengan orang-orang saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua i'tibar itu menunjukkan bahwa merokok hukumnya diharamkan. Karena itu, nasehat saya untuk saudara-saudara kaum muslimin yang masih didera oleh kebiasaan menghisap rokok agar memohon pertolongan kepada Allah dan mengikat tekad untuk meninggalkannya. Sebab, di dalam tekad yang tulus disertai dengan memohon pertolongan kepada Allah, mengharap pahala dari-Nya dan menghindari siksaan-Nya, semua itu adalah amat membantu di dalam upaya meninggalkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawaban Atas Berbagai Bantahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada orang yang berkilah, "Sesungguhnya kami tidak menemukan nash, baik di dalam kitabullah ataupun sunah Rasulullah saw. perihal haramnya rokok."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, jawaban atas penyataan ini adalah bahwa nash-nash Alquran dan sunah terdiri dari dua jenis;&lt;br /&gt;1. Jenis yang dalil-dalilnya bersifat umum seperti Adh-Dhawabith (ketentuan-ketentuan) dan kaidah-kaidah yang mencakup rincian-rincian yang banyak sekali hingga hari kiamat.&lt;br /&gt;2. Jenis yang dalil-dalilnya memang diarahkan kepada suatu itu sendiri secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh untuk jenis pertama adalah ayat Alquran dan dua hadis yang kami sebutkan di atas yang menunjukkan keharaman merokok secara umum meskipun tidak diarahkan secara langsung kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk jenis kedua, adalah seperti fiman Allah (yang artinya), "Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (dagig hewan) yang disembelih atas nama selain Allah." (Al-Maidah: 3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan firman-Nya, "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji yang termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu." (Al-Maidah: 90).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, baik nash-nash itu termasuk jenis pertama atau kedua, ia bersifat keniscayaan (keharusan) bagi semua hamba Allah karena dari sisi pengambilan dalil mengindikasikan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Program Nur 'alad Darb, dari Fatwa Syekh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin, dari kitab Fatwa-Fatwa Terkini 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Syaikh Muhammad bin Ibrahim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok haram karena di dalamnya ada racun. Al-Qur’an menyatakan, “Dihalalkan atas mereka apa-apa yang baik, dan diharamkan atas mereka apa-apa yang buruk (kotoran).” (al-A’raf: 157). Rasulullah juga melarang setiap yang memabukkan dan melemahkan, sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud dari Ummu Salamah ra. Merokok juga termasuk melakukan pemborosan yang tidak bermanfaat. Selanjutnya, rokok dan bau mulut perokok bisa mengganggu orang lain, termasuk pada jamaah shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok haram karena melemahkan dan memabukkan. Dalil nash tentang benda memabukkan sudah cukup jelas. Hanya saja, penjelasan tentang mabuk itu sendiri perlu penyesuaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   4. Ulama Mesir, Syria, Saudi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok haram alias terlarang, dengan alasan membahayakan. Di antara yang mendukung dalil ini adalah Syaikh Ahmad as-Sunhawy al-Bahuty al-Anjalaby dan Syaikh Al-Malakiyah Ibrahim al-Qaani dari Mesir, An-Najm al-Gazy al-Amiry as-Syafi’i dari Syria, dan ulama Mekkah Abdul Malik al-Ashami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   5. Dr Yusuf Qardhawi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok haram karena membahayakan. Demikian disebut dalam bukunya ‘Halal &amp;amp; Haram dalam Islam’. Menurutnya, tidak boleh seseorang membuat bahaya dan membalas bahaya, sebagaimana sabda Nabi yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. Qardhawi menambahkan, selain berbahaya, rokok juga mengajak penikmatnya untuk buang-buang waktu dan harta. Padahal lebih baik harta itu digunakan untuk yang lebih berguna, atau diinfaqkan bila memang keluarganya tidak membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   6. SyariahOnline.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keharaman rokok tidaklah berdasarkan sebuah larangan yang disebutkan secara ekplisit dalam nash Al-Quran Al-Kariem atau pun As-Sunnah An-Nabawiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keharaman rokok itu disimpulkan oleh para ulama di masa ini setelah dipastikannya temuan bahwa setiap batang rokok itu mengandung lebih dari 4000 jenis racun berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karena racun itu merusak tubuh manusia yang sebenarnya amanat Allah SWT untuk dijaga dan diperlihara, maka merokok itu termasuk melanggar amanat itu dan merusak larangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun banyak orang yang menganggap hal itu terlalu mengada-ada, sebab buktinya ada jutaan orang di muka bumi ini yang setiap hari merokok dan buktinya mereka masih bernafas alias tidak langsung mati seketika itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah kita masih menemukan rokok di sekeliling kita dan ternyata pabrik rokokpun tetap berdiri tegar. Bahkan mampu memberikan masukan buat pemerintah dengan pajaknya. Sehingga tidak pernah muncul keinginan baik dari pembuat hukum untuk melarang rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah salah satu ciri ketertinggalan informasi dari masyarakat kita. Dan di negeri yang sudah maju informasinya, merupakan bentuk ketidak-konsekuenan atas fakta ilmu pengetahuan. Dan kedua jenis masyarakat ini memang sama-sama tidak tahu apa yang terbaik buat mereka. Misalnya di barat yang konon sudah maju informasinya dan ipteknya, masih saja ada orang yang minum khamar. Meski ada larangan buat pengemudi, anak-anak dan aturan tidak boleh menjual khamar kepada anak di bawah umur. Tapi paling tidak, sudah ada sedikit kesadaran bahwa khamar itu berbahaya. Hanya saja antisipasinya masih terlalu seadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam hukum Islam, ketika sudah dipastikan bahwa sesuatu itu membahayakan kesehatan, maka mengkonsumsinya lantas diharamkan. Inilah bentuk ketegasan hukum Islam yang sudah menjadi ciri khas. Maka khamar itu tetap haram meski hanya seteguk ditelan untuk sebuah malam yang dingin menusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula para ulama ketika menyadari keberadan 4000-an racun dalam batang rokok dan mengetahui akitab-akibat yang diderita para perokok, mereka pun sepakat untuk mengharamkannya. Sayangnya, umat Islam masih saja menganggap selama tidak ada ayat yang tegas atau hadits yang eksplisit yang mengharamkan rokok, maka mereka masih menganggap rokok itu halal, atau minimal makruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Ustadz Ahmad Sarwat Lc, Konsultasi eramuslim.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya belum ada ulama yang mengharamkan rokok, kecuali hanya memakruhkan. Dasar pemakruhannya pun sangat berbeda dengan dasar pengharamannya di masa sekarang ini.&lt;br /&gt;Dahulu para ulama hanya memandang bahwa orang yang merokok itu mulutnya berbau kurang sedap. Sehingga mengganggu orang lain dalam pergaulan. Sehingga kurang disukai dan dikatakan hukumnya makruh.&lt;br /&gt;Sebagian kiyai di negeri kita yang punya hobi menyedot asap rokok, kalau ditanyakan tentang hukum rokok, akan menjawab bahwa rokok itu tidak haram, tetapi hanya makruh saja.&lt;br /&gt;Mengapa mereka memandang demikian?&lt;br /&gt;Karena literatur mereka adalah literatur klasik, ditulis beberapa ratus tahun yang lalu, di mana pengetahuan manusia tentang bahaya nikotin dan zat-zat beracun di dalam sebatang rokok masih belum nyata terlihat. Tidak ada fakta dan penelitian di masa lalu tentang bahaya sebatang rokok.&lt;br /&gt;Maka hukum rokok hanya sekedar makruh lantaran membuat mulut berbau kurang sedang serta mengganggu pergaulan.&lt;br /&gt;Penelitian Terbaru&lt;br /&gt;Seandainya para kiyai itu tidak hanya terpaku pada naskah lama dan mengikuti rekan-rekan mereka di berbagai negeri Islam yang sudah maju, tentu pandangan mereka akan berubah 180 derajat.&lt;br /&gt;Apalagi bila mereka membaca penelitian terbaru tentang 200-an racun yang berbahaya yang terdapat dalam sebatang rokok, pastilah mereka akan bergidik. Dan pastilah mereka akan setuju bahwa rokok itu memberikan madharat yang sangat besar, bahkan teramat besar.&lt;br /&gt;Pastilah mereka akan menerima bahwa hukum rokok itu bukan sekedar makruh lantaran mengakibatkan bau mulut, tapi mereka akan sepakat mengatakan bahwa rokok itu haram, lantaran merupakan benda mematikan yang telah merenggut jutaan nyawa manusia. Prosentase kematian disebabkan rokok adalah lebih tinggi dibandingkan karena perang dan kecelakaan lalulintas.&lt;br /&gt;Badan kesehatan dunia WHO menyebutkan bahwa di Amerika, sekitar 346 ribu orang meninggal tiap tahun dikarenakan rokok. Dan tidak kurang dari 90% dari 660 orang yang terkena penyakit kanker di salah satu rumah sakit Sanghai Cina adalah disebabkan rokok.&lt;br /&gt;Penelitian juga menyebutkan bahwa 20 batang rokok per hari akan menyebabkan berkurangnya 15% hemoglobin, yakni zat asasi pembentuk darah merah.&lt;br /&gt;Seandainya para kiyai mengetahui penelitian terakhir bahwa rokok mengandung kurang lebih 4.000 elemen-elemen dan setidaknya 200 di antaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan, pastilah pandangan mereka akan berubah.&lt;br /&gt;Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin dan karbon monoksida. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.&lt;br /&gt;Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko14 kali lebih bersar terkena kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan dari pada mereka yang tidak menghisapnya.&lt;br /&gt;Penghisap rokok juga punya kemungkinan4 kali lebh besar untuk terkena kanker esophagus dari mereka yang tidak menghisapnya.&lt;br /&gt;Penghisap rokok juga beresiko 2 kali lebih besar terkena serangan jantung dari pada mereka yang tidak menghisapnya.&lt;br /&gt;Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung serta tekanan darah tinggi. Menggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot asap rokok secara lebih keras, lebih dalam, dan lebih lama.&lt;br /&gt;Tidak ada satu pun orang yang bisa menyangkal semua fakta di atas, karena merupakan hasil penelitian ilmiah. Bahkan perusahaan rokok pun mengiyakan hal tersebut, dan menuliskan pada kemasannya kalimat berikut:&lt;br /&gt;MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGUGAN KEHAMILAN DAN JANIN.&lt;br /&gt;Kalau produsen rokok sendiri sudah menyatakan bahaya produknya berbahaya dan mendatangkan penyakit, bagaimana mungkin konsumen masih mau mengingkarinya?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Dr. Ir. M. Romli, Msc, Auditor Halal LPPOM MUI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No Smoking&lt;br /&gt;Dr. Ir. M. Romli, Msc&lt;br /&gt;Rokok, dulu makruh, kini haram. Sepintas, ini mungkin terasa aneh. Wong hukum kok berubah-ubah, yang dari dulu diketahui makruh sekarang dikatakan haram.&lt;br /&gt;Hal ini disebabkan kita masih sering mencampuradukkan antara pengertian syariah dan fiqih. Syariah adalah hukum yang diwahyukan oleh Allah SWT, sebagaimana tercantum dalam Al-Quran dan Sunnah. Apa yang telah ditetapkan 14 abad yang lalu berupa hukum Syariah itu, tetap berlaku hingga kini bahkan sampai akhir jaman nanti, tidak berubah.&lt;br /&gt;Lain halnya dengan Fiqih. Fiqih adalah hukum Islam yang dideduksi dari syariah untuk menjawab situasi-situasi spesifik yang tidak secara langsung ditetapkan oleh hukum syariah. Penetapan hukum berdasarkan deduksi ini dapat saja berubah tergantung pada situasi dan kondisi dimana hukum itu diterapkan. Kedua istilah yang sebenarnya tidak sama ini, hingga kini masih sering dipukul rata saja dengan sebutan, Hukum Islam.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lima Ratus Silam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Budaya (me) rokok termasuk gelaja yang relatif baru di dunia Islam. Tak lama setelah Chirstopher Columbus dan penjelajah-penjelajah Spanyol lainnya mendapati kebiasaan bangsa Aztec ini pada 1500, rokok kemudian tersebar dengan cepatnya ke semenanjung Siberia dan daerah Mediterania. Dunia Islam, pada saat itu berada dui bawah kekhilafahan Ustmaniyah yang berpusat di Turki. Setelah diketahui adanya sebagian orang Islam yang mulai terpengaruh dan mengikuti kebiasaan merokok, maka dipandang perlu oleh penguasa Islam saat itu untuk menetapkan hukum tentang merokok.&lt;br /&gt;Pendekatan yang digunakan untuk menetapkan hukum merokok, adalah dengan melihat akibat yang nampak ditimbulkan oleh kebiasaan ini. Diketahui bahwa merokok menyebabkan bau nafas yang kurang sedap. Fakta ini kemudian dianalogkan dengan gejala serupa yang dijumpai pada masa Rasulullah Saw, yaitu larangan mendatangi masjid bagi orang-orang yang habis makan bawang putih/bawang merah mentah, karena bau tak sedap yang ditimbulkannya. Hadist mengenai hal ini diriwayatkan antara lain oleh Ibnu Umar, ra, dimana Nabi bersabda, "Siapa yang makan dari tanaman ini (bawang putih) maka jangan mendekat masjid kami" (HR Bukhari-Muslim).&lt;br /&gt;Sebagaimana kita ketahui, di penghujung sholat setiap orang memberikan salam, yang bisa bertemu muka satu dengan yang lainnya. Dapat dibayangkan, betapa tidak nyamannya bila ucapan salam ke kanan-kiri itu menebarkan "wangi" bawang mentah! Berdasarkan analogi tersebut, para ulama Islam saat itu berpendapat bahwa merokok hukumnya makruh (tercela).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kini, Haram&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah hukum merokok yang sampai saat ini kita pahami, makruh. Lima ratus tahun berselang, fakta-fakta medis menunjukkan bahwa rokok tidak sekedar menyebabkan bau nafas tak sedap, tetapi juga berakibat negatif secara lebih luas pada kesehatan manusia.&lt;br /&gt;Sebenarnya pengaruh buruk dari merokok terhadap kesehatan telah diperkirakan sejak awal abad XVII (Encyclopedia Americana, Smoking and Health, p.70 1989). Namun demikian, rupanya perlu waktu hingga 350 tahun untuk mengumpulkan bukti-bukti ilmiah yang cukup untuk meyakinkan dugaan-dugaan itu.&lt;br /&gt;Kenaikan jumlah kematian akibat kanker paru-paru yang diamati pada awal abad XX telah menggelitik dimulainya penelitian-penelitian ilmiah tentang hubungan antara merkokok dan kesehatan. Sejalan dengan peningkatan pesat penggunaan tembakau, penelitian pun lebih dikembangkan, khususnya pada tahun-tahun 1950-an dan 1960-an.&lt;br /&gt;Laporan penting tentang akibat merokok terhadap kesehatan dikeluarkan oleh The Surgeon General's Advisory Committee on Smoking and Health di Amerika Serikat pada tahun 1964. Dua tahun sebelumnya The Royal College of Physician of London di Inggris telah pula mengeluarkan suatu laporan penelitian penting yang mengungkapkan bahwa merokok menyebabkan penyakit kanker paru-paru, bronkitis, serta berbagai penyakit lainnya.&lt;br /&gt;Hingga tahun 1985 sudah lebih dari 30.000 paper tentang rokok dan kesehatan dipublikasikan. Sekarang ini tanpa ada keraguan sedikitpun disimpulkan bahwa merokok menyebabkan kanker paru-paru baik pada laki-laki maupun wanita. Diketahui juga bahwa kanker paru-paru adalah penyebab utama kematian akibat kanker pada manusia. Merokok juga dihubungkan dengan kanker mulut, tenggoroka, pankreas, ginjal, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Bukti-bukti ilmiah tentang pengaruh negatif rokok terhadap kesehatan yang telah diringkaskan di atas mengharuskan kita untuk meninjau kembali status hukum makruh merokok yang selama ini kita ketahui. Beberapa fakta berikut ini sangatlah relevan untuk dijadikan bahan perenungan dan pertimbangan, sebelum sebatang rokok lagi mulai anda "nikmati" :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rokok menyebabkan kanker dan kanker menyebabkan kematian, maka merokok menyebabkan kematian. Hukum tentang perbuatan semacam ini secara terang dijelaskan dalam syariat Islam, antara lain ayat Al-Quran yang terjemahannya adalah: "...dan janganlah kamu membunuh jiwa..." (QS 6:151)&lt;br /&gt;2. Tubuh kita pada dasarnya adalah amanah dari Allah yang harus dijaga. Mengkonsumsi barang-barang yang bersifat mengganggu fungsi raga dan akal (intoxicant) hukumnya haram, misalnya alkohol, ganja dan sebangsanya. Perhatikan firman Allah SWT: "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamr, judi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib adalah kekejian, termasuk perbuatan setan.Jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu sukses" (QS 5:90). Kemudian dijelaskan lebih lanjut dalam sebuah hadist yang dikumpulkan oleh Muslim dan Abu Dawud, dimana Nabi Saw berkata, "Setiap yang mengganggu fungsi akal (intoxicant) adalah khamr dan setiap khamr adalah haram".&lt;br /&gt;3. Merokok hampir selalu menyebabkan gangguan pada orang lain. Asap rokok yang langsung diisapnya berakibat negatif tidak saja pada dirinya sendiri, tapi juga orang lain di sekitarnya. Asap rokok yang berasal dari ujung puntung maupun yang dikeluarkan kembali dari mulut dan hidung si perokok, menjadi "jatah" orang-orang disekelilingnya. Ini yang disebut passive smoking atau sidestream smoking yang berakibat sama saja denan mainstream smoking. Berbuat sesuatu yang dapat menimbulkan bahaya (mudharat) bagi diri sendiri apalagi orang lain, adalah hal yang terlarang menurut syariat. Sebagaimana sabda Nabi SAW, "Laa dharar wa laa dhiraar".&lt;br /&gt;4. Harta yang kita miliki tidaklah pantas untuk dibelanjakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaa, misalnya dengan membakarnya menjadi abu dan asap rokok. Tegakah kita melihat selembar uang berwajah kartini dibakar setiap minggunya? Perhatikan ayat-ayat Alquran sebagai berikut: "...dan janganlah menghambur-hamburkan hartamu secara boros. Sungguh para pemboros adalah saudara-saudara setan, dan setan itu sangat ingkar pada Tuhannya" (QS 17: 26-27). Sungguh ayat ini adalah suatu deskripsi yan sangat serius&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Uraian singkat di atas cukuplah kiranya membuktikan bahwa kebiasaan merokok merupakan suatu perbuatan yang terlarang menurut ajaran Islam. Merokok tidak saja memberikan mudharat bagi pelakunya, tetapi juga bagi orang-orang lain di sekitarnya. Merokok tidak dapat memberikan manfaat apapun bagi pelakunya, sehingga membelanjakan harta untuk rokok termasuk dalam kategori pemborosan (tabdzir) yang sangat dicela oleh Islam.&lt;br /&gt;Perlu ditegaskan di sini bahwa Islam pada dasarnya adalah suatu sistem yang membangun, bukan yang menghancurkan. Islam tidak datang untuk menghancurkan kebudayaan, moral maupun kebiasan-kebiasaan umat manusia, tetapi ia datang untuk memperbaiki kondisi umat manusia. Dengan demikian segala sesuatunya dilihat dari persepektif kesejahteraan umat manusia, apa yang merugikan dihilangkan dan apa yang bermanfaat dikonfirmasikan. Dalam Al-Quran ditegaskan bahwa Islam adalah suatu sistem yang:&lt;br /&gt;"..menyuruh mengerjakan ma'ruf dan melarang perbuatan mungkar, dan menghalalkan segala cara yang baik dan mengharamkan segala yang buruk..." (QS. 7:157).&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kita sekalian diberi kekuatan untuk selalu melakukan apa yang diperintahkan Allah SWT dan RasulNya, dan meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah dan RasulNya.&lt;br /&gt;Wallahu a'lam&lt;br /&gt;Penulis adalah auditor LPPOM MUI, Direktur APN dan Staf Dosen Jurusan Teknologi Industri-FATETA, IPB.&lt;br /&gt;Sumber: Jurnal Halal No. 5 / I / Mei - Juni 1995&lt;br /&gt;or Click &lt;a href="http://khasiatdaunsirih.blogspot.com/2009/02/fatwa-haram-merokok.html"&gt;Here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-272416367769148744?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/272416367769148744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2010/01/himpunan-fatwa-haram-merokok.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/272416367769148744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/272416367769148744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2010/01/himpunan-fatwa-haram-merokok.html' title='HIMPUNAN FATWA HARAM MEROKOK'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-6813479120486777140</id><published>2009-12-24T05:41:00.000+07:00</published><updated>2010-04-16T09:49:37.239+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fatwa (MUI)'/><title type='text'>KEPUTUSAN FATWA MUI TENTANG KRITERIA MASLAHAT</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" &gt;KEPUTUSAN FATWA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAJELIS ULAMA INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor: 6/MUNAS VII/MUI/10/2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRITERIA MASLAHAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam Musyawarah Nasional MUI VII, pada 19-22 Jumadil Akhir 1426 H. / 26-29 Juli 2005 M., setelah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIMBANG : a. bahwa akhir-akhir ini istilah maslahat sering diguna-kan pihak-pihak tertentu sebagai dalil untuk menetapkan hukum tanpa mengindahkan batasan-batasan dan kaedah-kaedah yang baku (bi ghairi hududin wa laa dlawabith);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. bahwa pemahaman dan penggunaan maslahat yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah hukum Islam tersebut, telah mengakibatkan terjadinya kesalahan dalam menetapkan hukum Islam sehinga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. bahwa dalam rangka memelihara dan mendudukkan hukum Islam secara proporsional Majelis Ulama Indonesia memandang perlu menetapkan fatwa tentang kriteria maslahat untuk dijadikan pedoman agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGINGAT : 1. Firman Allah SWT.; a.l.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam” (al-Anbiya [21]: 107).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami turunkan (Al Qur'an itu dengan sebenar-benarnya dan Al Qur'an itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan”. (al-Isra' [17]: 105)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan mem-bawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan…” (QS. Fathir ayat [35]: 24).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…Allah tidak hendak menyulitkan kamu …” (QS. al-Maidah [5]: 6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“… dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan…” (QS. al-Hajj [22]: 78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”… Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu...” (QS. al-Baqarah [2]: 185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman”. (QS. al-Naml [27]: 77).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu”. (QS. al-Mu’minun: [23]: 71).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hadis Nabi s.a.w.; a.l.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalian diutus untuk memberikan kemudahan, dan bukan untuk memberikan kesulitan” (HR. al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak boleh menimbulkan mudarat bagi diri sendiri maupun orang lain”. (HR. Imam Ibnu Majah, al-Daraquthni, dan yang lain, dari Abu Sa’id al-Khudri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMPERHATIKAN:1. Pendapat al-Khawarizmi sebagaimana dikutip oleh al-Syaukani dalam kitab Irsyad al-Fuhul, h. 242:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maslahat adalah memelihara tujuan hukum Islam dengan menolak/ menghindarkan bencana (kerusakan, hal-hal yang merugikan) dari makhluk (manusia)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pendapat Hujatul-Islam Imam al-Ghazali dalam al-Mustashfa, juz 1, h. 286-287):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maslahat menurut makna asalnya berarti menarik manfaat atau menolak mudarat (hal-hal yang merugikan). Akan tetapi, bukan itu yang kami maksud, sebab meraih manfaat dan menghindarkan mudarat adalah tujuan makhluk (manusia). Kemaslahatan makhluk terletak pada tercapainya tujuan mereka. Yang kami maksud dengan maslahat adalah memelihara tujuan syara’ (hukum Islam). Tujuan hukum Islam yang ingin dicapai dari makhuk ada lima; yaitu memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta mereka. Setiap hukum yang mengandung tujuan memelihara kelima hal ini disebut maslahat; dan setiap hal yang meniadakannya disebut mafsadat dan menolaknya disebut maslahat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pendapat Asy-Syathibi (al-Muwafaqat, juz 2, h. 39-40):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setiap dasar agama (kemaslahatan) yang tidak ditunjuk oleh nash tertentu dan ia sejalan dengan tindakan syara’ serta maknanya diambil dari dalil-dalil syara’, maka hal itu benar, dapat dijadikan landasan hukum dan dijadikan rujukan. Demikian itu apabila kemaslahatan tersebut --berdasarkan kumpulan beberapa dalil-- dapat dipastikan kebenarannya. Sebab dalil-dalil itu tidak mesti menunjukkan kepastian hukum secara berdiri sendiri tanpa digabungkan dengan dalil yang lain, sebagaimana penjelasan terdahulu. Hal tersebut karena yang demikian itu nampaknya sulit terjadi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pendapat Sidang Komisi C Bidang Fatwa pada Munas VII MUI 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bertawakkal kepada Allah SWT&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENETAPKAN : FATWA TENTANG KRITERIA MASLAHAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Maslahat/kemaslahatan menurut hukum Islam adalah tercapainya tujuan syari’ah (maqashid al-syari’ah) yang diwujudkan dalam bentuk terpeliharanya lima kebutuhan primer (al-dharuriyyat al-khams), yaitu agama, akal, jiwa, harta, dan keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Maslahat yang dibenarkan oleh syari’ah adalah maslahat yang tidak bertentangan dengan nash. Oleh karena itu, mashlahat tidak boleh bertentangan dengan nash.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Yang berhak menentukan maslahat-tidaknya sesuatu menurut syara’ adalah lembaga yang mempunyai kompetensi di bidang syari’ah dan dilakukan melalui ijtihad jama’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditetapkan di : Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal : 21 Jumadil Akhir 1426 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28 J u l i 2005 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSYAWARAH NASIONAL VII&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAJELIS ULAMA INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan Sidang Komisi C Bidang Fatwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua, Sekretaris,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ttd, Ttd,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K.H. MA’RUF AMIN Drs. H. HASANUDIN, M.Ag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan Sidang Pleno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua, Sekretaris,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ttd. Ttd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Dr. H. UMAR SHIHAB Prof. Dr. H.M. DIN SYAMSUDDIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-6813479120486777140?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/6813479120486777140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/12/keputusan-fatwa-mui-tentang-kriteria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/6813479120486777140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/6813479120486777140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/12/keputusan-fatwa-mui-tentang-kriteria.html' title='KEPUTUSAN FATWA MUI TENTANG KRITERIA MASLAHAT'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-4581764866258022377</id><published>2009-10-22T14:23:00.000+07:00</published><updated>2010-04-16T09:51:37.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Shalat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Hikmah Shalat Dalam Kehidupan Umat</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" &gt;"Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka" (QS. Ali Imran 191)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Shalat merupakan ibadah yang penting dan utama bagi umat Islam. Begitu pentingnya shalat sehingga untuk memberikan perintah shalat Allah berkenan memanggil sendiri Rasulullah SAW untuk menghadap-Nya secara langsung. Sedangkan untuk perintah-perintah Allah yang lain selalu disampaikan kepada Rasulullah melalui perantaraan malaikat Jibril. Karena shalat merupakan ibadah yang terpenting bagi kehidupan umat, maka tentulah banyak mengandung hikmah baik ditinjau secara moral (rohani) maupun fisik (jasmani).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" &gt;1. Tinjauan dari segi moral&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat merupakan benteng hidup kita agar jangan sampai terjerumus ke dalam perbuatan keji dan munkar. Hal ini tampak jelas dalam firman Allah SWT :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(QS. Al Ankabut 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat yang khusu’ mewujudkan suatu ibadah yang benar-benar ikhlas, pasrah terhadap zat Yang Maha Suci dan Maha Mulia. Di dalam shalat tersebut kita meminta segala sesuatu dari-Nya, memohon petunjuk untuk mendapatkan jalan yang lurus, mendapat limpahan rahmat, rizki, barokah dan pahala dari-Nya. Oleh karena itu orang yang shalatnya khusu’ dan ikhlas karena Allah SWT akan selalu merasa dekat kepada-Nya dan tidak akan menghambakan diri, tidak akan menjadikan panutan selain daripada Allah SWT. Dengan kata lain segala sesuatu yang dilakukan hanyalah karena Allah dan hanya untuk mendapatkan ridlo’ dari Allah. Maka pantaslah jika Allah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (yaitu) orang-orang yang khusu’ dalam sembahyangnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(QS. Al Mu’minuun 1-2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu shalat juga membersihkan jiwa dari sifat-sifat yang buruk, khususnya cara-cara hidup yang materialis yang menjadikan urusan duniawi lebih penting dari segala-galanya termasuk ibadah kepada Allah. Kebersihan dan kesucian jiwa ini digambarkan dalam sebuah hadits :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jikalau di pintu seseorang diantara kamu ada sebuah sungai dimana ia mandi lima kali, maka apakah akan tinggal lagi kotorannya (yang melekat pada tubuhnya) ? Bersabda Rasulullah saw : ‘Yang demikian itu serupa dengan shalat lima waktu yang (mana) Allah dengannya (shalat itu) dihapuskan semua kesalahan’."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud kesalahan disini adalah yang berupa dosa-dosa kecil, sedangkan yang berupa dosa besar tetap wajib dengan bertaubat kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pada hakekatnya shalat itu mendidik jiwa kita agar terhindar dari sifat-sifat takabur, sombong, tinggi hati, dan sebagainya, serta mengarahkan kita agar selalu tawakal dan berserah diri kepada Allah SWT. Hal ini karena pada dasarnya manusia selalu berkeluh kesah apabila ditimpa kesusahan dan bersifat kikir apabila mendapat kebaikan, ini sesuai dengan salah satu firman Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, maka ia berkeluh kesah dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya" (QS. Al Ma’aarij)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita mendapat suatu musibah maupun kesulitan, maka kita harus memohon pertolongan kepada Allah dengan mengerjakan shalat dan bersabar serta tawakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusu’."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(QS. Al Baqarah 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang-orang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(QS. Al Baqarah 153)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam salah satu firman-Nya Allah juga menegaskan nilai positif dari shalat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(QS. Ar Ra’d 28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping hal-hal diatas, shalat juga membina rasa persatuan dan persaudaraan antara sesama umat Islam. Hal ini dapat kita lihat antara lain, apabila seseorang shalat tidak dalam keadaan yang khusus pasti selalu menghadap kiblat yaitu Ka’bah di Masjidil Haram Mekah. Umat Islam di seluruh dunia mempunyai satu pusat titik konsentrasi dalam beribadah dan menyembah kepada Khaliq-nya yaitu Ka’bah, hal ini akan membawa dampak secara psikologis yaitu persatuan, kesatuan, dan kebersamaan umat. Contoh lain adalah pada shalat berjamaah, shalat berjamaah juga mengandung hikmah kebersamaan, persatuan, persaudaraan dan kepemimpinan dimana pada setiap gerakan shalat ma’mum mempunyai kewajiban mengikuti gerakan imam, sedangkan imam melakukan kesalahan, maka ma’mum wajib mengingatkan. Sehingga pada shalat berjamaah keabsahan maupun kebenaran dalam shalat lebih terjamin, dan diantara jama’ah akan timbul rasa kebersamaan dan persatuan untuk menyelamatkan jama’ah mereka. Ibarat orang berkendaraan, penumpang akan selalu ikut menjaga keamanan dan keselamatan kendaraan yang ditumpanginya. Oleh karena itu tidaklah berlebihan jika shalat berjamaah mendapatkan tempat yang lebih dibandingkan dengan shalat sendiri. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Shalat berjamaah lebih utama (pahalanya) dua puluh derajat" (HR. Bukhary &amp;amp; Muslim dari Ibnu Umar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tinjauan dari segi fisik (kesehatan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat disamping mengandung hikmah secara moral seperti diuraikan diatas, juga mengandung hikmah secara fisik terutama yang menyangkut masalah kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah shalat menurut tinjauan kesehatan ini dijelaskan oleh DR. A. SABOE yang mengemukakan pendapat ahli-ahli (sarjana) kedokteran yang termasyhur terutama di barat. Mereka berpendapat sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Bersedekap, meletakkan telapak tangan kanan diatas pergelangan tangan kiri merupakan istirahat yang paling sempurna bagi kedua tangan sebab sendi-sendi, otot-otot kedua tangan berada dalam posisi istirahat penuh. Sikap seperti ini akan memudahkan aliran darah mengalir kembali ke jantung , serta memproduksi getah bening dan air jaringan dari kedua persendian tangan akan menjadi lebih baik sehingga gerakan di dalam persendian akan menjadi lebih lancar. Hal ini akan menghindari timbulnya bermacam-macam penyakit persendian seperti rheumatik. Sebagai contoh, orang yang mengalami patah tangan, terkilir maka tangan/lengan penderita tersebut oleh dokter akan dilipatkan diatas dada ataupun perut dengan mempergunakan mitella yang disangkutkan di leher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Ruku’, yaitu membungkukkan badan dan meletakkan telapak tangan diatas lutut sehingga punggung sejajar merupakan suatu garis lurus. Sikap yang demikian ini akan mencegah timbulnya penyakit yang berhubungan dengan ruas tulang belakang, ruas tulang pungung, ruas tulang leher, ruas tulang pinggang, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) Sujud, sikap ini menyebabkan semua otot-otot bagian atas akan bergerak. Hal ini bukan saja menyebabkan otot-otot menjadi besar dan kuat, tetapi peredaran urat-urat darah sebagai pembuluh nadi dan pembuluh darah serta limpa akan menjadi lancar di tubuh kita. Dengan sikap sujud ini maka dinding dari urat-urat nadi yang berada di otak dapat dilatih dengan membiasakan untuk menerima aliran darah yang lebih banyak dari biasanya, karena otak (kepala) kita pada waktu itu terletak di bawah. Latihan semacam ini akan dapat menghindarkan kita mati mendadak dengan sebab tekanan darah yang menyebabkan pecahnya urat nadi bagian otak dikarenakan amarah, emosi yang berlebihan, terkejut dan sebagainya yang sekonyong-konyong lebih banyak darah yang di pompakan ke urat-urat nadi otak yang dapat menyebabkan pecahnya urat-urat nadi otak, terutama bila dinding urat-urat nadi tersebut telah menjadi sempit, keras, dan rapuh karena dimakan usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d) Duduk Iftrasy (duduk antara dua sujud &amp;amp; tahiyat awal), posisi duduk seperti ini menyebabkan tumit menekan otot-otot pangkal paha , hal ini mengakibatkan pangkal paha terpijit. Pijitan tersebut dapat menghindarkan atau menyembuhkan penyakit saraf pangkal paha (neuralgia) yang menyebabkan tidak dapat berjalan. Disamping itu urat nadi dan pembuluh darah balik di sekitar pangkal paha dapat terurut dan tirpijit sehingga aliran darah terutama yang mengalir kembali ke jantung dapat mengalir dengan lancar. Hal ini dapat menghindarkan dari pengakit bawasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e) Duduk tawaruk (tahiyat akhir), duduk seperti ini dapat menghindarkan penyakit bawasir yang sering dialami wanita yang hamil. Kemudian duduk tawaruk ini juga dapat untuk mempermudah buang air kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f) Salam, diakhiri dengan menoleh ke kanan dan ke kiri. Hal ini sangat berguna untuk memperkuat otot-otot leher dan kuduk, selain itu dapat pula untuk menghindarkan penyakit kepala dan kuduk kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan diatas, maka dapatlah disimpulkan bahwa sholat disamping merupakan ibadah yang wajib dan istimewa ternyata juga mengandung manfaat yang sangat besar bagi kesejahteraan dan kebahagiaan hidup umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Oleh : Fajar Adi Kusumo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Drs. M. Noor Matdawam, Bersuci, Shalat, dan Butir-butir Hikmahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Syeh Mustofa Masyhur, Berjumpa Allah Lewat Shalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- DEPAG RI, Al Qur’an &amp;amp; Terjemahannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-4581764866258022377?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/4581764866258022377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/hikmah-shalat-dalam-kehidupan-umat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4581764866258022377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4581764866258022377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/hikmah-shalat-dalam-kehidupan-umat.html' title='Hikmah Shalat Dalam Kehidupan Umat'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-1882049428388002903</id><published>2009-10-22T13:24:00.001+07:00</published><updated>2009-12-24T05:46:24.602+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video'/><title type='text'>VIDEO THIS IS ISLAM !!</title><content type='html'>&lt;a href="http://210.0.141.99/flash/This_Is_Islam.swf"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt; click here !!&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-1882049428388002903?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/1882049428388002903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/video-this-is-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/1882049428388002903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/1882049428388002903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/video-this-is-islam.html' title='VIDEO THIS IS ISLAM !!'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-2400753532138671650</id><published>2009-10-22T13:16:00.000+07:00</published><updated>2009-12-24T20:37:49.101+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><title type='text'>Sekuntum "Cinta" Pengantin Surga</title><content type='html'>Bismillahirrohmaanirrohiim&lt;br /&gt;“Cinta itu mensucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, memunculkan keberanian, mendorong berpenampilan rapi, membangkitkan selera makan, menjaga akhlak mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memperhatikan pergaulan yang baik, serta menjaga adab dan kepribadian. Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang-orang yang shaleh dan cobaan bagi ahli ibadah,” Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam bukunya Raudah Al-Muhibbin wa Nuzhah Al-Musytaqin memberikan komentar mengenai pengaruh cinta dalam kehidupan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila seorang kekasih telah singgah di hati, pikiran akan terpaut pada cahaya wajahnya, jiwa akan menjadi besi dan kekasihnya adalah magnit. Rasanya selalu ingin bertemu meski sekejab. Memandang sekilas bayangan sang kekasih membuat jiwa ini seakan terbang menuju langit ke tujuh dan bertemu dengan jiwanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya cinta terjadi saat seorang kekasih secara samar menatap bayangan orang yang dikasihi. Bayangan indah itu laksana air yang menyirami, menyegarkan, menyuburkan pepohonan taman di jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu di kota Kufah tinggallah seorang pemuda tampan rupawan yang tekun dan rajin beribadat, dia termasuk salah seorang yang dikenal sebagai ahli zuhud. Suatu hari dalam pengembaraannya, pemuda itu melewati sebuah perkampungan yang banyak dihuni oleh kaum An-Nakha’. Demi melepaskan penat dan lelah setelah berhari-hari berjalan maka singgahlah dia di kampung tersebut. Di persinggahan si pemuda banyak bersilaturahim dengan kaum muslimin. Di tengah kekhusyu’annya bersilaturahim itulah dia bertemu dengan seorang gadis yang cantik jelita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepasang mata bertemu, seakan saling menyapa, saling bicara. Walau tak ada gerak lidah! Tak ada kata-kata! Mereka berbicara dengan bahasa jiwa. Karena bahasa jiwa jauh lebih jujur, tulus dan apa adanya. Cinta yang tak terucap jauh lebih berharga dari pada cinta yang hanya ada di ujung lidah. Maka jalinan cintapun tersambung erat dan membuhul kuat. Begitulah sejak melihatnya pertama kali, dia pun jatuh hati dan tergila-gila. Sebagai anak muda, tentu dia berharap cintanya itu tak bertepuk sebelah tangan, namun begitulah ternyata gayung bersambut. Cintanya tidak berada di alam khayal, tapi mejelma menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benih-benih cinta itu bagai anak panah melesat dari busurnya, pada pertemuan yang tersamar, pertemuan yang berlangsung sangat sekejab, pertemuan yang selalu terhalang oleh hijab. Demikian pula si gadis merasakan hal serupa sejak melihat pemuda itu pada kali yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah cinta, ketika ia bersemi dalam hati… terkembang dalam kata… terurai dalam perbuatan…Ketika hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya. Ketika hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan dan tidak nyata…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhujam dalam hati, batangnya tertegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dalam makna cinta direnungi, semakin besar fakta ini ditemukan. Cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun dengan si pemuda, dia berpikir cintanya harus terselamatkan! Agar tidak jadi liar, agar selalu ada dalam keabadian. Ada dalam bingkai syari’atnya. Akhirnya diapun mengutus seseorang untuk meminang gadis pujaannya itu. Akan tetapi keinginan tidak selalu seiring sejalan dengan takdir Allah. Ternyata gadis tersebut telah dipertunangkan dengan putera bapak saudaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar keterangan ayah si gadis itu, pupus sudah harapan si pemuda untuk menyemai cintanya dalam keutuhan syari’at. Gadis yang telah dipinang tidak boleh dipinang lagi. Tidak ada jalan lain. Tidak ada jalan belakang, samping kiri, atau samping kanan. Mereka sadar betul bahwa jalinan asmaranya harus diakhiri, karena kalau tidak, justeru akan merusak ’anugerah’ Allah yang terindah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, bila dua kekasih bertemu dan masing-masing silau serta mabuk oleh cahaya yang terpancar dari orang yang dikasihi, ia akan melupakan harga dirinya, ia akan melepas baju kemanusiaannya dengan menabrak tabu. Dan, sekali bunga dipetik, ia akan layu dan akhirnya mati, dipijak orang karena sudah tak berguna. Jalan belakang ’back street’ tak ubahnya seperti anak kecil yang merusak mainannya sendiri. Penyesalan pasti akan datang belakangan, menangispun tak berguna, menyesal tak mengubah keadaan, badan hancur jiwa binasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta si gadis cantik dengan pemuda tampan masih menggelora. Mereka seakan menahan beban cinta yang sangat berat. Si gadis berpikir barangkali masih ada celah untuk bisa ’diikhtiarkan’ maka rencanapun disusun dengan segala kemungkinan terpahit. Maka si gadis mengutus seorang hambanya untuk menyampaikan sepucuk surat kepada pemuda tambatan hatinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku tahu betapa engkau sangat mencintaiku dan karenanya betapa besar penderitaanku terhadap dirimu sekalipun cintaku tetap untukmu. Seandainya engkau berkenan, aku akan datang berkunjung ke rumahmu atau aku akan memberikan kemudahan kepadamu bila engkau mau datang ke rumahku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca isi surat itu dengan seksama, si pemuda tampan itu pun berpesan kepada kurir pembawa surat wanita pujaan hatinya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kedua tawaran itu tidak ada satu pun yang kupilih! Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar bila aku sampai durhaka kepada Tuhanku. Aku juga takut akan neraka yang api dan jilatannya tidak pernah surut dan padam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulanglah kurir kekasihnya itu dan dia pun menyampaikan segala yang disampaikan oleh pemuda tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawaran ketemuan? Dua orang kekasih? Sungguh sebuah tawaran yang memancarkan harapan, membersitkan kenangan, menerbitkan keberanian. Namun bila cinta dirampas oleh gelora nafsu rendah, keindahannya akan lenyap seketika. Dan berubah menjadi naga yang memuntahkan api dan menghancurkan harga diri kita. Sungguh heran bila saat ini orang suka menjadi korban dari amukan api yang meluluhlantakkan harga dirinya, dari pada merasakan keindahan cintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh selama ini aku belum pernah menemukan seorang yang zuhud dan selalu takut kepada Allah swt seperti dia. Demi Allah, tidak seorang pun yang layak menyandang gelar yang mulia kecuali dia, sementara hampir kebanyakan orang berada dalam kemunafikan.” Si gadis berbangga dengan kesalehan kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkata demikian, gadis itu merasa tidak perlu lagi kehadiran orang lain dalam hidupnya. Pada diri pemuda itu telah ditemukan seluruh keutuhan cintanya. Maka jalan terbaik setelah ini adalah mengekalkan diri kepada ’Sang Pemilik Cinta’. Lalu diapun meninggalkan segala urusan duniawinya serta membuang jauh-jauh segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia. Memakai pakaian dari tenunan kasar dan sejak itu dia tekun beribadat, sementara hatinya merana, badannya juga kurus oleh beban cintanya yang besar kepada pemuda yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kerinduan kepada kekasih telah membuncah, dan dada tak sanggup lagi menahahan kehausan untuk bersua, maka saat malam tiba, saat manusia terlelap, saat bumi menjadi lengang, diapun berwudlu. Shalatlah dia dikegelapan gulita, lalu menengadahkan tangan, memohon bantuan Sang Maha Pencipta agar melalui kekuasaa-Nya yang tak terbatas dan dapat menjangkau ke semua wilayah yang tak dapat tersentuh manusia., menyampaikan segala perasaan hatinya pada kekasih hatinya. Dia berdoa karena rindu yang sudah tak tertanggungkan, dia menangis seolah-olah saat itu dia sedang berbicara dengan kekasihnya. Dan saat tertidur kekasihnya hadir dalam mimpinya, berbicara dan menjawab segala keluh-kesah hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kerinduannya yang mendalam itu menyelimuti sepanjang hidupnya hingga akhirnya Allah memanggil ke haribaanNya. Gadis itu wafat dengan membawa serta cintanya yang suci. Yang selalu dijaganya dari belitan nafsu syaithoni. Jasad si gadis boleh terbujur dalam kubur, tapi cinta si pemuda masih tetap hidup subur. Namanya masih disebut dalam doa-doanya yang panjang. Bahkan makamnya tak pernah sepi diziarahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memang indah, bagai pelangi yang menyihir kesadaran manusia. Demikian pula, cinta juga sangat perkasa. Ia akan menjadi benteng, yang menghalau segala dorongan yang hendak merusak keindahan cinta yang bersemayam dalam jiwa. Ia akan menjadi penghubung antara dua anak manusia yang terpisah oleh jarak bahkan oleh dua dimensi yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam, saat kaki tak lagi dapat menyanggah tubuhnya, saat kedua mata tak kuasa lagi menahan kantuknya, saat salam mengakhiri qiyamullailnya, saat itulah dia tertidur. Sang pemuda bermimpi seakan-akan melihat kekasihnya dalam keadaan yang sangat menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana keadaanmu dan apa yang kau dapatkan setelah berpisah denganku?” Tanya Pemuda itu di alam mimpinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis kekasihnya itu menjawab dengan menyenandungkan untaian syair:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta yang terindah adalah mencintaimu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah cinta yang membawa kepada kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang indah hingga angin syurga berasa malu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;burung syurga menjauh dan malaikat menutup pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar penuturan kekasihnya itu, pemuda tersebut lalu bertanya kepadanya, “Di mana engkau berada?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihnya menjawab dengan melantunkan syair:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berada dalam kenikmatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam kehidupan yang tiada mungkin berakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berada dalam syurga abadi yang dijaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh para malaikat yang tidak mungkin binasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang akan menunggu kedatanganmu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai kekasih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di sana aku bermohon agar engkau selalu mengingatku dan sebaliknya aku pun tidak dapat melupakanmu!” Pemuda itu mencoba merespon syair kekasihnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan demi Allah, aku juga tidak akan melupakan dirimu. Sungguh, aku telah memohon untukmu kepada Tuhanku juga Tuhanmu dengan kesungguhan hati, hingga Allah berkenan memberikan pertolongan kepadaku!” jawab si gadis kekasihnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bilakah aku dapat melihatmu kembali?” Tanya si pemuda menegaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak lama lagi engkau akan datang menyusulku kemari,” Jawab kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh hari sejak pemuda itu bermimpi bertemu dengan kekasihnya, akhirnya Allah mewafatkan dirinya. Allah mempertemukan cinta keduanya di alam baqa, walau tak sempat menghadirkan romantismenya di dunia. Allah mencurahkan kasih sayang-Nya kepada mereka berdua menjadi pengantin syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallaah! Cinta memiliki kekuatan yang luar biasa. Pantaslah kalau cinta membutuhkan aturan. Tidak lain dan tidak bukan, agar cinta itu tidak berubah menjadi cinta yang membabi buta yang dapat menjerumuskan manusia pada kehidupan hewani dan penuh kenistaan. Bila cinta dijaga kesuciannya, manusia akan selamat. Para pasangan yang saling mencintai tidak hanya akan dapat bertemu dengan kekasih yang dapat memupus kerinduan, tapi juga mendapatkan ketenangan, kasih sayang, cinta, dan keridhaan dari dzat yang menciptakan cinta yaitu Allah SWT. Di negeri yang fana ini atau di negeri yang abadi nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum : 21). day '06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-2400753532138671650?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/2400753532138671650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/sekuntum-cinta-pengantin-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/2400753532138671650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/2400753532138671650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/sekuntum-cinta-pengantin-surga.html' title='Sekuntum &quot;Cinta&quot; Pengantin Surga'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-4019796163786800964</id><published>2009-10-22T13:09:00.000+07:00</published><updated>2009-10-22T13:15:40.257+07:00</updated><title type='text'>Ga Ngaji, Ga Gaul....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/St_4UwPlHiI/AAAAAAAAAF0/sTeAXRbbvKc/s1600-h/FSI_Ibnu_Sina_Muslim_Kedokteran_Universitas_Tanjungpura_Cute.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 301px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/St_4UwPlHiI/AAAAAAAAAF0/sTeAXRbbvKc/s400/FSI_Ibnu_Sina_Muslim_Kedokteran_Universitas_Tanjungpura_Cute.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395303914044464674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ga Ngaji ?? Ga Gaul tuh namanya...Yukz ikutan aktivitas gaul kita-kita dengan Ngaji alias tilawah AlQuran secara rutin dalam keseharianmu...&lt;br /&gt;"That's absolutely right, we do that activity routinously", Kakashi said&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-4019796163786800964?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/4019796163786800964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/ga-ngaji-ga-gaul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4019796163786800964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4019796163786800964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/ga-ngaji-ga-gaul.html' title='Ga Ngaji, Ga Gaul....'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/St_4UwPlHiI/AAAAAAAAAF0/sTeAXRbbvKc/s72-c/FSI_Ibnu_Sina_Muslim_Kedokteran_Universitas_Tanjungpura_Cute.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-226879365105564092</id><published>2009-10-22T13:06:00.000+07:00</published><updated>2009-10-22T13:56:46.515+07:00</updated><title type='text'>Alhamdulillah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Alhamdulilah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الحمد لله Segala puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam&lt;br /&gt;Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Baginda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassalam, keluarga beliau, sahabat, para tabiin dan semua pejuang Islam sampai yaumul qiyamah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat ya...Silaturrahim..Ini alamat Kami&lt;br /&gt;Klik http://myfsi.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-226879365105564092?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/226879365105564092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/alhamdulillah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/226879365105564092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/226879365105564092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/alhamdulillah.html' title='Alhamdulillah'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-6962786993563746023</id><published>2009-10-22T13:00:00.000+07:00</published><updated>2010-04-16T09:50:11.277+07:00</updated><title type='text'>Sepuluh  Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;by H. Insan LS Mokoginta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;1. Mengenai Makanan Haram&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Alkitab cetakan baru tahun 1996-2005&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Imamat 11:7-8 Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ulangan 14:8 juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Alkitab cetakan lama 1991&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Imamat11:7-8 Demikian juga babi, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak, haram itu bagimu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab cetakan lama tahun 1941&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imamat 11:7-8 Dan lagi babi, karena soenggoehpon koekoenja terbelah doewa, ija itoe bersiratan koekoenja, tetapi tiada ija memamah bijak, maka haramlah ija kapadamoe. Djangan kamoe makan daripada dagingnja dan djangan poela kamoe mendjamah bangkainja, maka haramlah ija kapadamoe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Menurut Alkitab babi itu haram. Kenyataanya oleh mereka bai diternak secara khusus, dipelihara, dirawat dan dijadikan sebagai bahan dagangan, dagingnya diperjualbelikan sebagai sumber penghidupan. Padahal jangankan memakannya, menyentuh tubuhnya saja dilarang dalam Alkitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua umat Islam mengharamkan babi. Tetapi hampir semua umat Kristiani justru makan babi, kecuali sebagian kecil saja dari sekte Advent. Ini membuktikan bahwa yang ikut firman Allah dalam Alkitab tentang haramnya babi, adalah umat Islam. Sementara umat Kristiani yang menjadikan Alkitab sebagai Kitab Sucinya, justru tidak mengharamkan makan babi, bahkan babi merupakan makanan kesukaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi pertanyaan , mengapa umat Kristiani tidak mengharamkan makan babi, justru malah mereka menghalalkannya?? Ternyata tanpa mereka sadari , mereka tela mengikuti paham Paulus yang mengatakan bahwa segala sesuatu itu halal. Perhatikan ucapan Paulus sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Korintus 6:12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat dalam berbagai bahasa tersebut adalah Surat Kiriman Paulus kepada jemaatnya didaerah Korintus. Pendapat Paulus yang menghalalkan sesuatu, seperti daging babi dan lain-lain, bertolak belakang dengan firman Allah yang mengharamkan babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai umat beragama yng taat, semestinya yang diikuti adalah firman Allah, bukan pendapat Paulus yang hanya manusia biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya umat Krsitiani mengikuti firman Allah tentang haramnya babi dll, dan bagaimana cara menyembelih hewan, rasanya dalam hal makanan, tidak terlalu diragukan lagi antara Islam dan Kristanbila menghadapi jamuan atau sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga sebagian umat Kristiani mengatakan bahwa yang haram itu adalah “babi hutan”, jadi “babi piaraan” tidak haram. Padahal Alkitab cetakan lama tertulis “babi”, sementara Alkitab cetakan baru dirobah menjadi “babi hutan” Tentu saja yang benar yaitu “babi”, sebab semua Alkitab cetakan lama tertulis “babi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna “ babi haram” , berarti semua babi haram, tidak boleh dimakan, termasuk babi hutan. Tetapi “babi hutan haram”, berarti semua babi boleh dimakan, kecuali babi hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: kata “dilarang mrerokok “ maknanya semua rokok apapun mereknya tidak boleh di hisab. Manakala dirobah menjadi “dilarang merokok bentoel”, berarti semua rokok bisa di hisab, kecuali rokok bentoel bukan? Ini membuktikan bahwa penambahan satu kata saja bisa merobah makna dan arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain “orang “ jika ditambahkan kata “hutan” akan menjadi “ orang hutan”, tentu artinya sangat jauh berbeda. Demikian juga “babi” dengan “babi hutan” pasti berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sebagian umat kristiani ada juga yang menjadikan alasan babi halal berdasarkan Injil Matius 15:11 sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk kedalam mulut yang menajiskan orang , melainkan yang keluar dari mulut yag menajiskan orang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan tersebut tidal rasional dan tidak kuat, sebab jika asal masuk kedalam mulut manusia tidak menajiskan, bagaimana jika yang masuk ke mulut adalah : ganja, morphin, shabu-shabu dan sejenisnya apakah jadi halal walaupun merusak tubuh, jiwa dan pikiran manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang namanya ganja, morphin, shabu-shabu dan sejenisnya, walaupun sebelum masuk ke mulut manusia dibacakan doa kepada Tuhan atau Yesus, tetap aja haram hukumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ternyata apa-apa yang benar , yang pernah difirmankan oleh Allah dalam Alkitab seperti babi haram , diwahyukan kembali oleh Allah SWT melalui malaikat Jibril kepada Nabi kita Muhammad Saw, didalam Al Qur’an. Alhamdulillah, dimanapun , siapapun dan sampai kapanpun umat Islam tetap akan mengharamkan babi. Firman Allah SWT, babi haram : Qs 2 Al Baqarah 173, Qs 5 Al Maidah 3, Qs 6 Al An’aam 145, dan Qs 16 An Nahl 115.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: Qs 2 Al Baqarah 173&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;173. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qs An ‘aam 145:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;145. Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi - karena sesungguhnya semua itu kotor - atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan ”haramnya babi “ menurut Alkitab bahasa bahasa daerah sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tentang Mengkafani Jenasah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus 15:46 : Yusuf pun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia didalam kubur yang digali didalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintui kubur itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Menurut ayat-ayat Alkitab di atas, ternyata Yesus mati dikafani dan dikuburkan tidak pakai peti. Bahkan kuburan Yesus tidak dibeton tapi hanya diletakkan sebuah batu diatasnya sebagai tanda. Tapi umat Kristen justru matinya pakai jas, pakai sepatu, dihiasi serapih mungkin bagaikan seorang penganten dalam pelaminan, pakai peti dan kuburnya dibangun seperti rumah. Ketika Yesus mati, mayatnya juga disegerakan untuk dikubur walaupun baru mati beberapa jam. Tapi umat Kristiani, sering mayat itu dibiarkan sampai beberapa hari sambil menunggu keluarganya yang jauh untuk menengoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam bila mati , disunnahkan mayatnya harus disegerakan menguburkannya, dikafani, dan tidak pakai peti. Ini berarti matinya umat Islam sama seperti matinya Yesus. Sebagaimana manusia lahir tanpa bawa apa-apa, demikian pula jika mati tidak ada yang dibawa menghadap Allah, bekalnya hanyalah iman dan taqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Yesus Mengaku Utusan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 5:30 “aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukas 10:16 “Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barang siapa menolak kamu, ia menolak Aku,; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus 9:37 “ Siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 10:40 “Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barang siapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Keempat injil semuanya menulis pengakuan Yesus bahwa dia itu hanya seorang utusan Tuhan atau Rasul Tuhan. Bahkan masih banyak ayat-ayat lain di dalam Alkitab itu sendiri, dimana Yesus mengaku bahwa dia hanya sebagai seorang utusan Tuhan. Yesus mengaku dengan jujur dan polos, bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan, rasul Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam menjadikan Yesus sebagai utusan Tuhan atau rasul Tuhan sebagaimana pengakuan Yesus yang tertulis dalam Alkitab. Sementara semua umat Kristen menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang disembah. Ini membuktikan bahwa umtat Islamlah yang mematuhi ajaran Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan pengakuanYesus sendiri, bahwa dia hanya seorang utusan Tuhan, menurut Alkitab dari berbagai bahaa-bahasa daerah sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti lain bahwa Yesus benar-benar hanya seorang utusan Tuhan, baiklah kami kutip kembali dan kami komentari masih pada ayat tersebut tadi, untuk membuktikan pengakuan Yesus sendiri bahwa dia bukanlal Tuhan dan juga bukan Allah, tetapi hanya benar-benar hanya seorang utusan Tuhan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoh 50:30 “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Jika Yesus itu Tuhan, sangat tidak masuk di akal sehat Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa dari diri-Nya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak mungkin Tuhan tidak bisa menuruti kehendak-Nya sendiri. Yang namanya Tuhan, pasti Dia Maha Kuasa, jadi Dia bisa berbuat menurut kehendak-Nya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa dia tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiridan tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, karena dia hanya seorang utusan Tuhan, bukan Tuhan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Setiap yang diutus Tuhan, pasti bukan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Yesus diutus oleh Tuhan , berarti………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Yesus bukan Tuhan, tetapi hanya utusan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Setiap yang tidak bisa berbuat apa-apa atas didinya sendiri, pasti bukan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Yesus tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Setiap yang tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, pasti bukan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Al Qur’an yang Allah wahyukan kembali kepada nabiMuhammad Saw, Yesus (nabi Isa as) juga mengatakan bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan atau rasul Tuhan, bahkan hanya untuk bani Israil saja , bukan untuk seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qs 3 Ali Imran 48-49:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. wayu’allimuhu (a)lkitaaba wa(a)lhikmata wa(al)ttawraata wa(a)l-injiil(a) 49. warasuulan ilaa banii israa-iila annii qad ji/tukum bi-aayatin min rabbikum annii akhluqu lakum mina (al)ththhiini kahay-ati (al)ththhayri fa-anfukhu fiihi fayakuunu thayran bi-idzni (al)laahi waubri-u (a)l-akmaha wa(a)l-abrasha wauhyii (a)lmawtaa bi-idzni (al)laahi wa-unabbi-ukum bimaa ta/kuluuna wamaa taddakhiruuna fii buyuutikum inna fii dzaalika laaayatan lakum in kuntum mu/miniin(a)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : 48. Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[196], Hikmah, Taurat dan Injil. 49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qs 43 Az Zukhruf 59&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59. in huwa illaa ‘abdun an’amnaa ‘alayhi waja’alnaahu matsalan libanii israa-iil(a)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: 59. Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail[1363]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qs 61 Ash Shaff 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. wa-idz qaala ‘iisaa ibnu maryama yaa banii israa-iila innii rasuulu (al)laahi ilaykum mushaddiqan limaa bayna yadayya mina (al)ttawraati wamubasysyiran birasuulin ya/tii min ba’dii ismuhu ahmadu falammaa jaa-ahum bi(a)lbayyinaati qaaluu haadzaa sihrun mubiin(un)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: 6. Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan : Ada juga sebagian orang yang membantah bahwa yang disebut oleh Al Qur’an Qs 61 Ash Shaff ayat 6 adalah AHMAD, bukan MUHAMMAD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini kami jelaskan, menurut Hadist Rasulullah Saw, disebutkan bahwa beliau punya beberapa nama panggilan, sebagaiman hadis sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ahmad, Malik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya aku memeiliki beberapa nama: Aku adalah Muhammad, dan aku adalah Ahmad , dan aku adalah Al Maahi ( penghapus) karena kekufuran dihancurkan olehku. Aku adalah Al-Haasyir dimana orang ramai di kumpulkan setelah masaku. Aku adalah Al Aaqib karena tidak ada lagi nabi penutup setelahku,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[196]. Al Kitab di sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1363]. Ayat ini menegaskan pandangan Islam terhadap kedudukan lsa a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Yesus Ajarkan Dua Kalimat Syahadat&lt;br /&gt;Dan Mengaku Dia Hanya Seorang Utusan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 17:3 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah engkau utus”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Allah yang benar, adalh Allah SWT, dan dia hanya seorang utusan Tuhan. Ini berarti Yesus mengajarkan dua kalimat syahadat (syahadatin), yang jika di bahasa arabkn “ Asyhadu anla ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Isa rasulullah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sepeninggal Yesus, nabi kita Muhammad saw juga mengajarkan dua kalimat syahadat (syahadatin) yaitu : “ Asyhadu anla ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan suatu bukti bahwa kita umat Islamlah yang meneruskan ajaran Yesus tersebut. Sementara umat Kristen tidak mengenal dua kalimat syahadat. Bahkan syahadatin bagi seluruh umat Islam didunia, merupakan pintu awal menjadi seorang muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat tersebut, sangat jelas sekali Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Tuhan yang benar adalah Bapa (Allah SWT) dan ia hanya seorang utusan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Yesus ucapkan pada Yoh 17:3 tadi, sama sekali tidak dianggap dan tidak diamalkan oleh mereka. Bahkan mereka menjadikan Yesus sebagai Tuhan atau Allah itu sendiri yang mereka sembah. Na’uudzubillaahimindzaalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dari ucapan Yesus dalam Yoh 17:3 tadi, membuktikan bahwa umat Islamlah yang mengamalkan ajaran Yesus yang mengatakan bahwa satu-satunya Tuhan adalah Allah dan Dia (Yesus) hanyalah seorang utusanTuhan, bukan Tuhan!! Sementara umat Kristiani menjadikan Tuhan itu Trinitas dan Yesus itu salah satu dari oknum Tuhan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menghadap Qiblat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 5:8 “Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk kedalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan: Alkitab mengajarkan bahwa jika sembahyang (sholat) harus menghadap ke kiblat dengan cara berlutut dan bersujud menyembah kepada-Nya. Sementara umat Kristiani pada setiap ibadah mereka atau sembahyangnya menghadap kemana saja mereka mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menunjukkan bahwa umat Islamlah yang mengamalkan ajaran Allah dan Yesus didalam Alkitab, dimana setiap waktu mau sholat harus menghadap kan wajahnya kearah Bait Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bait Allah = Bethel = Baitullah = Ka’abah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua umat Islam dimanapun mereka berada, jika mau mengerjakan shalat wajib maupun shalat sunnah pasti bersujud menghadap kiblat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yesus masih hidup, setiap dia berdoa, selalu berlutut dan bersujud menyembah Tuhannya. Perhatikan bagaimana yesus berdoa sambil berlutut dan bersujud kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukas 22:41-44&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(41) Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu ia berlutut dan berdoa kata-Nya 42) “Ya Bapa-Ku , jikalau Engkau mau, ambilah cawan ini daripada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjad, (43) Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya (44)Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa . Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejelasan: ayat ini memberikan bukti bahwq Yesus itu hanyalah seorang utusan Tuhan. Buktinya Tuhan mengutus malaikat-Nya untuk memberikan kekuatan pada Yesus. Dan ayat ini juga menjelaskan bahwa Yesus bukan Tuhan, sebab dia masih harus berdoa kepada Tuhan. Jika Yesus itu Tuhan tidak perlu lagi tuhan harus berdoa,. Jika Yesus itu Tuhan , mana mungkin Tuhan sangat ketakutan ketika malaikat menampakan diri kepada-Nya. Tidak masuk akal sehat Tuhan harus takut sama malaikat bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Setiap yang berdoa kepad Tuhan , pasti bukan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Yesus berdoa kepada Tuhan, berati Yesus bukan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Setiap yang takut kepada malaikat Tuhan, pasti buka Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Yesus takut kepada malaikat Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Yesus Mengajarkan Tauhid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 4:10 “Maka berkatalah Yesus kepadanya:”Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis:Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan: Marilah kita ikuti dahulu perjalananYesus dalam Mat 4:1-10 sebelum dia menjadi Utusan Tuhan ataukah Tuhan ataukah Rasul ataukah Nabi ?????,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1). Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. (2) Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.(3). Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjad roti.” (4) tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” (5) Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, (6) lalu barkata kepada-Nya :”Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis : Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan Malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangan-Nya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” (7) Yesus berkata kepada-Nya: “Ada pula tertulis Janganlah engkau mencobai Tuhan Allahmu!” ( Dan Iblis membawa-Nya pula keatas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, (9) dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada –Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”(10) Maka berkatalh Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari skenario jalannya cerita tersebut, dapatlah kita simpulkan bahwa terhadap iblis saja Yesus mengajarkan Tauhid. Artinya menyembah itu hanya kepada Allah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini membuktikan bahwa iblis saja tahu dan mengerti bahwa Yesus itu bukan Tuhan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Yesus itu tuhan, tentu dia akan berkata: Enyahlah iblis , sebab ada tertulis “Hanya kepadaku saja engkau menyembah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak disangsikan lagi bahwa Yesus bukan Tuhan yang harus disembah. Tapi anehnya umat Kristiani menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang disembah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan. Semua umat Islam dimanapun mereka berada, menyembah hanya kepada Tuhan yang di-sembah oleh Yesus, sementara umat Kristen menjadikan Yesus sebagai sesembahan. Ini membuktikan bahwa kami umat Islamlah pengikut Yesus yang setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan bagaimana Yesus (Nabi Isa as) dalam Al Qur’an bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. inna (al)laaha rabbii warabbukum fa(u)’buduuhu haadzaa shiraathun mustaqiim(un)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.” (Qs 3 Ali ‘Imraan 51)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64. inna (al)laaha huwa rabbii warabbukum fa(u)’buduuhu haadzaa shiraathun mustaqiim(un)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64. Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. (Qs 43 Az Zukhruf 64)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan setiap hari kami umat Islam minimal 17 kali mengucapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. iyyaaka na’budu wa-iyyaaka nasta’iin(u)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;artinya: 5. Hanya Engkaulah yang kami sembah[6], dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan[7]. (Qs 1 Al Faatiha 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Yesus ajarkan dalam Alkitab, bahwa menyembah itu hanya kepad Allah yang dia sembah, ternyata kami umat Islamlah yang mengamalkan dan mengaminkan ucapan Yesus tsb, baik dalam Alkitab maupun dalam Al Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain , Yesus memberikan kesaksian langsung dari mulutnya sendiri ketika bersoal jawab dengan orang saduki, bahwa Tuhan itu Allah kita dan Tuhan itu Esa!! Perhatikan ucapan Yesus pada ayat dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus 12:28-32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(28)Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya:”Hukum manakah yang paling utama?’(29)Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang israel, tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.(30) Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.(31)Dan hukum yang kedua ialah:Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (32)Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab bahasa Inggris juga meguakan bahwaYesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ayat-ayat Alkitab dalam berbagai bahasa menunjukkan bahwa Yesus sendiri memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa, bukan Trinitas. Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa, sebab pada jaman beliau masih hidup, tidak pernah beliau mengajarkan paham Trinitas. Paham Trinitas ini baru muncul pada tahun 325 Masehi ketika konferensi Nicea, oleh raja Constantin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu seumur hidupnya Yesus tidak pernah tahu jika ajaran ketuhanan yang beliau ajarkan berubah menjadi paham Trinitas ; artinya Bapa itu Tuhan, Yesus itu Tuhan dan Roh kudus itu juga Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh ayat Trinitas didalam Alkitab yaitu 1 Yoh 5:7-8 berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7) Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga; Bapa, Firman dan Roh kudus; dan ketiganya adalh satu.( Dan ada tiga yng memberi kesaksan di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan: Ayat yang berada dalam kurung kurawal tadi (…….) adalah ayat Trinitas. Dalam catatan kaki Alkitab, ayat tersebut dinyatakn tidak asli . Nah kalau tidak asli, berarti palsu bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam dimanapun mereka berada, semuanya menjadikan Tuhan sebagai Allah yang Esa seperti yang Yesus katakan. Bahkan dalam Al Qur’an, orang yang menjadikan tuhan-tuhan lain selain Allah, atau mempersekutukan-Nya dengan yang lainnya adalah kafir hukumnya.Perhatikan ayat-ayat Al Qur’an, Qs 5 Almaidah 72 dan 73 sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: 72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. 73. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.&lt;br /&gt;(Qs 5 Almaaidah 72)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya ada cukup banyak firman-firman Allah dalam Alkitab yang mengatakan Tuhan itu Esa, seperti ayat-ayat berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulangan 6:4 Dengarlah, hai orang Israil: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesaya 45:6 Supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa dan tidak ada Tuhan selain Allah (Laa illaaha Ilallaahu). Al Qur’an juga demikian, mengatakan Tuhan itu Esa “Qul huwallahu ahad”(Kataknlah Dialah Allah Yang Maha Esa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat Alkitab tersebut memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa dan tidak ada Tuhan selain Allah. Nah ajaran Yesus dan Tuhannya tentang keesaan Allah (tauhid), umat Islamlah yang mengamalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6] Na’budu diambil dari kata ‘ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] Nasta’iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti’aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Masalah Jilbab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Korintus 11:5-6, 10,13 (5)Tetapi setiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepala, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya .(6) Sebab jika jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.(10) sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa dikepalanya oleh karena para malaikat.(13) Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala tidak bertudung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Alkitab mengajarkan, wanita harus berjilbab, artinya harus menutupi kepalanya. Bahkan sangsinya jika tidak menutupi kepalanya, rambutnya harus digunting alias dibotakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam semua lukisan gambar bunda Maria ibunya Yesus, tampak dia memakai jilbab. Juga semua biarawati walaupun kurang sempurna, mereka memakai penutup kepala sejenis jilbab. Ini membuktikan orang yang menutup kepala dengan jilbab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Yesus Mengaku Nabi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mat 13:57 Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati dimana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan dirumahnya.” (Mat 21:11, Mar 6:4, Luk 4:24, Luk 3:33, Yoh 4:44)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan, Alkitab bahasa-bahasa daerah seperti dibawah ini juga menjelaskan bahwa Yesus mengaku dengan jujur bahwa dia itu hanyalah seorang Nabi, bukan Tuhan! …………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan: Yesus saja mengaku dengan jujur bahwa dia hanyalah seorang nabi. Semua umat Islam dimanapun mereka berada, menjadikan Yesus sebagai seorang nabi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi anehnya semua umat Kristen tidak mau menjadikan Yesus sebagai nabi mereka. Bahkan mereka jadikan Yesus sebagai Tuhan mereka. Padahal ayat-ayat yang mengatakan Yesus itu Tuhan, sangatlah lemah sekali, karena sebagian besar hanyalah berupa kesaksian dalam Surat Kiriman Paulus kepada jemaatnya dibeberapa tempat. Ini juga membuktikan bahwa umat Islamlah yang mengikuti perkataan dan kesaksian Yesus akan dirinya sebagai seorang nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qur’an juga menjelaskan bahwa nabi Isa hanyalah seorang hamba Allah, seorang utusan Allah atau seorang Nabi Alllah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qs 3 Aali ‘Imraan 48-49&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. wayu’allimuhu (a)lkitaaba wa(a)lhikmata wa(al)ttawraata wa(a)l-injiil(a) 49. warasuulan ilaa banii israa-iila annii qad ji/tukum bi-aayatin min rabbikum annii akhluqu lakum mina (al)ththhiini kahay-ati (al)ththhayri fa-anfukhu fiihi fayakuunu thayran bi-idzni (al)laahi waubri-u (a)l-akmaha wa(a)l-abrasha wauhyii (a)lmawtaa bi-idzni (al)laahi wa-unabbi-ukum bimaa ta/kuluuna wamaa taddakhiruuna fii buyuutikum inna fii dzaalika laaayatan lakum in kuntum mu/miniin(a)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : 48. Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[196], Hikmah, Taurat dan Injil. 49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qs 43 Az Zukhruf 59&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59. in huwa illaa ‘abdun an’amnaa ‘alayhi waja’alnaahu matsalan libanii israa-iil(a)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: 59. Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail[1363]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[196]. Al Kitab di sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1363]. Ayat ini menegaskan pandangan Islam terhadap kedudukan lsa a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Masalah Khitan / Sunat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukas 2:21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan: Yesus disunat karena mengikuti perintah Tuhannya pada Kejadian 17 melalui nabi Ibrahim. Semua orang yang mengaku umat Muhammad dan beragama Islam, pasti disunat karena mengikuti sunnah nabi Ibrahim as. Tapi umat Kristen tidak menjadikan sunat/khitansebagai suatu ketetapan/kehaursan, padahal menurut Alkitab sunat itu wajib hukumnya. Perhatikan bagaimanaasal mula perintah bersunat yang diwahyukan Allah melalui Nabi Ibrahim dalam Alkitab sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 17 :9-14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(9)Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun. (10) Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus di sunat; (11) Haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (12) Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki diantara kamu, turun temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (13)Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (14) Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bunyi firman Allah tersebut sangatlah jelas bahwa khitan atau sunat itu wajib hukumnya, karena bagi yang tidak bersunat ancamannya dihukum mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar umat Kristen mengatakan bahwa dengan kedatangannya kedunia ini , dia (Yesus) telah meniadakan “sunat daging” dan telah menggantikannya atau memperbaharui dengan ajaran “sunat hati”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal jelas sekali bahwa “sunat hati” itupun bukan ajaran Yesus dalam Perjanjian Baru, tetapi ajaran nabi Musa dalam Perjanjian Lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan ayat Alkitab sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.” (Ulangan 10:16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini membuktikan bahwa “sunat daging” dan juga “sunat hati “ adalah dua perintah yang berbeda, bukan saling menggantikan satu sama lain, dan sama-sama sudah ada dan diajarkan dalam kitab Perjanjian Lama, jauh sebelum Yesus lahir ke dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking pentingnya sunat (khitan) ini, Allah mengancam bagi siapapun yang tidak mentaati peraturan-Nya dengan hukuman mati. Tetapi anehnya, justru umat Kristiani tidak menggubrisnya, bahkan tidak memperhitungkannya sebagai suatu keharusan atau kewajiban untuk melakukannya. Tetapi ada juga diantara mereka yang mengatakan bahwa sunat itu hanya tradisi umat Yahudi saja. Itu merupakan alasan dicari-cari sekedar untuk membenarkan kesalahan. Tradisi itu ialah suatu perbuatan yang tidak ada dasar hukumnya (dalilnya), karena dianggap baik, kemudian dilestarikan kemudia dipelihara. Tetapi khitan bukan Tradisi, sebab dalilnya jelas ada. Alkitab mengatakan bahwa bukan Yahudi juga harus disunat. Perhatikan ayat berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Rasul 15:5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata: “Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita renungkan betapa beratnya ancaman Allah dalam Alkitab bagi orang-orang tidak melaksanakanatau yang melanggar hukum sunat Tidak tanggung-tanggung bagi yang mereka yang melanggarnya diancam Allah dengan hukuman mati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dan orang yang tidak disunat , yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kej 17:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti semua umat Islam sunat (khitan). Bahkan hanya untuk merayakan sunat (khitan), banyak umat Islam yang mengadakan pesta besar-besaran dalam rangka mensyukuri nikmat Allah, karena anaknya telah dikhitankan. Bahkan anak orang Islam yang belum disunat pada usia mulai dewasa, sering membuat anak itu minder karena dicemoohin sama teman-temannya. Ada juga didaerah tertentu, ketika anaknya disunat, saking bersyukurnya karena telah mengadakan acara khitanan, anaknya diarak keliling kampung dengan naik kuda atau delman/bendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bukti bahwa umat Islamlah pengikut sunnah nabi Ibrahim as. Yesus di khitan/sunat, umat Islam khitan, tapi umat Kristiani tidak berkhitan. Kalau begitu yang mengikuti Yesus (nabi Isa as) siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Barnabas dalam Injilnya menulis dengan jelas dan tegas sabda Yesus tentang khitan atau sunat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barnabas 22:2 Yesus menjawab: “Sungguh kukatakan kepadamu bahwa anjing lebih mulia dari seorang yang tidak bersunat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barnabas 23:15 Yesus bersabda: “Manusia yang tidak menyunat tubuhnya akan Aku cerai beraikan dia dari kalangan keluarga-Ku untuk selama-lamanya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barnabas 23:17 Kemudian Yesus berkata:”Tinggalkan ketakutan itu orang yang tidak mengerat kulupnya , karena dia diharamkan dari surga Firdaus”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat tentang khitan/sunat dalam Injil Barnabas sangat sesuai dengan firman Allah kepada nabi Abraham dalam kej 17:14 tadi yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada alasan lain mengapa sampai umat kristiani tidak mewajibkan khitan/sunat kepada umatnya? Jawabannya karena ulah Paulus dalam beberapa surat kirimannya dia menulis sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galatia 5:2 dan 6 (2) Sesungguhnya aku, Paulus, berkata kepadamu: Jikalau kamu men-yunatkan dirimu , Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. (6) Sebab bagi orang-orang yang ada didalam kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai suatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bandingkan larangan berkhitan/sunat dari Paulus menurut Alkitab berbahasa Inggris dari berbagai versi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain Paulus juga melarang bersunat, sebagaimana dalam surat kirimannya kepada jemaat di Korintus sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 7:18-19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(18) Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu,. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat. (19) Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat versi Alkitab berbahasa Inggris tersebut, tujuan maknanya sama, yaitu larangan Paulus untuk berkhitan. Walaupan terlihat berbeda dalam mengartikulasikannya, tetapi tujuannya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekaran bagaimana larangan bersunat oleh Paulus, menurut bahas-bahasa daerah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus dalam surat Kirimannya kepada jemaatnya didaerah Korintus tersebut, sangat bertentangan dengan firman Allah dalam Taurat/Musa. Allah mewajibkan khitan/sunat, bahkan bagi yang tidak bersunat di ancam hukuman mati (kej 17: 14). Orang tua Yesus juga tunduk dan patuh, maka anak mereka Yesus disunat (Lukas 2:21) sesuai apa yang Alllah perintahkan. Tetapi giliran Paulus, dia melarang orang bersunat. Bahkan katanya jika orang menyunatkan dirinya, Yesus tidak berguna bagi dirinya, padahal Yesus sendiri sunat, dan dia sendiri sunat, dan dia sendiri jaga sunat tepat pada hari kedelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipi 3:4-5 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku (Paulus) lebih lagi:disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israil, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERBEDAAN DISUNAT DAN TIDAK DISUNAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YANG DISUNAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YANG TIDAK DISUNAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena mematuhi pada perintah Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mematuhi perintah Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jadi cemoohan orang dan teman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi cemoohan orang dan teman-teman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak punya dampak tekanan batin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpotensi ada tekanan batin pd dirinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhannya lebih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhannya lamban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah dibesihkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit dibersihkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah terinfeksi penyakit kelamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah terinfeksi virus &amp;amp; penyakit kelamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih sensitif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang sensitif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada rasa sakit ketika ereksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terasa sakit sewaktu terjadi ereksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berbau busuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbau busuk ujungnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih percaya diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang percaya diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak minder ketika akan menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa minder ketika akan menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jantan dan seksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang jantan dan seksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih harmonis/nikmat dalam bersenggama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang harmonis dalam bersenggama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Ucapan Insya Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yak 4:13-17 (13) Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan disana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, (14) sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentarsaja keliahatan lalu lenyap. (15) Sebenarnya kamu harus berkata” Jika Tuhan menghendakinya (Insya Allah), kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”(16) Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah (17) Jadi jika seorang tahu bagaimanaia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INSYA ALLLAH (JIKA TUHAN MENGHENDAKI) Dalam berbagai bahasa daerah ………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan: Alkitab mengajarkan bahwa jika mengatakan sesuat yang belum tentu atau belum pasti terjadi, hendaklah katakan”Insya Allah (jika Tuhan menghendaki). Tapi umat Kristen begitu berani memastikan sesuatu walaupun belum terjadi. Bahkan mereka tidak mau menggunakan kata “insya Allah” (Jika Tuhan menghendaki) karena mereka merasa yakin dan pasti bahwa dengan nama Yesus segala sesuatu pasti akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dalam Alkitab jelas menyalahkan, bahwa siapa yang berani memastikan sesuatu yang belum past terjadi, adalah dosa, sebagaimana dalam Yakobus 4:15 tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih ekstrim lagi, mereka justru menuduh bahwa dalam agama Islam semua masih serba tidak pasti, makanya kata mereka, keselamatan dalam agama Islam belum pasti karena masih serba insya Allah. Menurur mereka, keselamatan itu hanya ada dalam nama Yesus, sebab asal percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat, pasti dijamin masuk surga. Padahal jika cari didalam seluruh isi Alkitab, kata “pasti masuk surga” tidak ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua umat Islam diwajibkan mengucapkan Insya Allah jika mengatakan sesuatu yang belum terjadi karena demikianlah tuntunan yang diberikan lewat Al Qur’an. Perhatikan firman Allah dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;99. falammaa dakhaluu ‘alaa yuusufa aawaa ilayhi abawayhi waqaala udkhuluu mishra in syaa-a (al)laahu aaminiin(a)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : 99. Maka tatkala mereka masuk ke (tempat) Yusuf: Yusuf merangkul ibu bapanya[762] dan dia berkata: “Masuklah kamu ke negeri Mesir, insya Allah dalam keadaan aman.” (Qs 12 Yuusuf 99)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69. qaala satajidunii in syaa-a (al)laahu shaabiran walaa a’shii laka amraa(n)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : 69. Musa berkata: “Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusanpun.” (Qs 18 Al Kahfi 69)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;102. falammaa balagha ma’ahu (al)ssa’ya qaala yaa bunayya innii araa fii (a)lmanaami annii adzbahuka fa(u)nzhur maatsaa taraa qaala yaa abati if’al maa tu/maru satajidunii in syaa-a (al)laahu mina (al)shshaabiriin(a)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: 102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” (Qs 37 Ash Shaaffaat 102)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah ke 10 alasan kami sampaikan dengan panjang lebar, bahkan dengan memuat referensi dari berbagai bahasa-bahasa daerah maupun bahasa inggris. Jika pemuatan ayat-ayat Alkitab dalam bahasa-bahasa daerah ada yang kurang dipahami, mugkin karena telah terjadi perobahan ejaan baru yang berkembang mengikuti jaman. Sebenarnya masih cukup banyak bahasa daerah lain akan kami muat, mengingat terlalu banyak dan halaman buku ini akan menjadi panjang sekali bila memuat seluruhnya. Bila ada umat Kristiani yang membaca buku ini, semoga mereka diberi hidayah oleh AllahSWT, dibukakan pintu hatinya, untuk menuju kepada jalan yang benar. Sebab jika umat Kristiani mau benar-benar hanya mengikuti perintah Allah dan Yesus (Isa as) dalam alkitab, maka jalan satu-satunya harus masuk Islam, sebab nabi Isa (Yesus) juga seorang muslim dan beliau adalah nabi kami umat Islam juga. Menjadi pengikut Yesus yang sebenarnya, karena nabi Muhammad adalah penerus ajaran nabi Isa as.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga buku ini bisa memberikan pemahaman yang lebih dalam bagi siapa saja yang benar-benar ingin mencari kebenaran yang hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:http://erzal.wordpress.com/2008/09/26/10-alasan-menjadi-pengikut-yesus-yg-setia-harus-masuk-islam-by-h-insan-ls-mokoginta/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau saksikan Video Murtadin (Mantan Islam) vs Muallaf (Mantan Kristen) produksi Arimatea. Debat tersebut dilaksanakan di Asrama Haji Jakarta 2004 dengan pembicara:&lt;br /&gt;Ustad Insan Mokoginta - Mantan Kristen&lt;br /&gt;Ustad Yusuf Ismail - Mantan Kristen&lt;br /&gt;Ustad Syamsul Arifin Nababan Lc - Mantan Kristen&lt;br /&gt;Pendeta DR. Muhammad Fatah - Mantan Muslim&lt;br /&gt;Pendeta DR. Adhi Saptowedha - Mantan Muslim&lt;br /&gt;Pendeta Yoshua Winadi Skp, STh - Mantan Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-6962786993563746023?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/6962786993563746023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/sepuluh-alasan-menjadi-pengikut-yesus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/6962786993563746023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/6962786993563746023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/sepuluh-alasan-menjadi-pengikut-yesus.html' title='Sepuluh  Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-823625143697189052</id><published>2009-10-22T12:58:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T12:59:20.736+07:00</updated><title type='text'>The Economics of Money</title><content type='html'>As the world drifts into a global recession the US which dominated the global economic scene in the post World War II era has begun to lose its post World War II economic hegemony, i.e. the credibility of its chief export - the free market is now being questioned. For many the crisis has brought to the forefront the fact that the US may now be the new ‘sick man'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;America's chief economic weapon in the post war era has been the US dollar. The US emerged from World War II as the world's superpower. The war had exhausted the post World War I powers Britain and France, so the US worked to replace the influence they had established. The US worked to remove both nations from their colonies and the US replaced the British pound with its dollar. It achieved this through the marshal plan which provided Europe with the money necessary for reconstruction and development after the war. This plan also ensured Europe did not drift towards communism.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The aim of this article is to analyse the role money plays within an economy and the problems associated with the different standards used throughout history.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Money: Past and present&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Money has existed since the times of Adam عليه السلام, from the earliest times shell beads and pieces of iron were used as money. Bartering was the most common way exchange took place between people, where goods where used to buy other goods. However bartering had a number of problems. Prior to industrialisation society was engaged in subsistence farming and agriculture drove most economies. Because a farmer growing fruit and a wheat farmer needed what the other produces a direct barter swap would be impossible due to seasonal fruit that would spoil before the grain harvest. It was this problem that led to the development of an ‘intermediate commodity' where ones wheat was exchanged for such a commodity, and once the fruit is produced, such an intermediary commodity can then be exchanged for the fruit. Such an intermediary commodity would need to be something that didn't perish and is reliably available throughout the year. Such commodities have been many throughout history such as copper, gold, wine, silver and shells.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From early times, metals, where available, have usually been favored for use as money over such commodities as cattle, shells, or salt, because they are at once durable, portable, and easily divisible. Gold as well as silver have throughout history been accepted as a means of exchange for commodities and services and to make this process easier, the concept of standard coinage was introduced. Coins were pre-weighed and pre-alloyed. Coins were typically minted by governments in a carefully protected process, and then stamped with an emblem that guaranteed the weight and value of the metal. Hence the legitimacy of such coins lay in the fact that they were of a specific weight of Gold or Silver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islamic society&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Messenger صلى الله عليه وآله وسلم also made various types of gold and silver as money, regardless of whether these were minted or not. He صلى الله عليه وآله وسلم did not mint money with specific and fixed features, rather the units of gold and silver were Roman and Persian coins. All of these coins were in use widely during his lifetime. Such coins were not considered by their number or whether they were engraved or not; they were only considered according to their weight. The piece of gold could be the size of an egg, and people would still deal with it. The rights of Allah سبحانه وتعالى such as Zakat, the rights of the people such as debts, as well as the prices of goods and services, were related to Dinars and Dirhams i.e. to gold and silver, evaluated by weight.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This State of affairs continued throughout the lifetime of the Messenger صلى الله عليه وآله وسلم, that of the four Khulafaa Al-Rashideen, and the beginning of the era of the Umayyads, until the arrival of Abdul-Malik ibn Marwan. He deemed it necessary to transform all the gold and silver that was in use at the time, minted and non-minted alike, into an Islamic coinage with an inscription, and gave it a standard and invariable weight, thus doing away with the need to make reference to their weight. He collected the largest and the smallest of coins and minted them according to the weight of Mecca. Abdul-Malik minted the Dirhams in silver and the Dinars in gold in the year 75 AH, and ever since that time, Islamic minted Dirhams and Dinars were in circulation i.e. the currency of the Islamic State became distinguished, having the same invariable feature. This is why the basis of the monetary standard in Islam was gold and silver&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The wide scale use of commodity money led directly to the development of representative money. This occurred because initially blacksmiths and later banks would issue paper receipts to their depositors, indicating that the receipt was redeemable for whatever precious goods were being stored -usually gold or silver money. It didn't take long before the receipts were traded as money, because everyone knew they were "as good as gold." Representative paper money made possible the practice of fractional reserve banking which then led to the current system in the world - fiat money.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modern Era&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiat money refers to money that is not backed by any reserves of another commodity. The money itself is given value by government fiat (Latin for ‘let it be done'). Early bankers would collect the public's deposits and then use such deposits as a basis to lend money. With 100 ounces of gold they would lend 500 ounces of gold. As long as all depositors did not withdraw their deposits on any given day, bankers made a killing. Governments throughout history have often switched to forms of fiat money in times of need such as war, sometimes by suspending the service they provided of exchanging their money for gold, and other times by simply printing the money that they needed. When governments print money more rapidly than economic growth, the money supply overtakes economic value. Therefore, the excess money eventually dilutes the market value of all money issued - this situation is called inflation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Gold standard alongside the Silver standard was the prevailing monetary system in the world, and money in circulation throughout history has generally been gold coins and paper money readily exchangeable for their equivalent value in gold. The implementation of this standard led to the establishment of the most productive economic relations. However, when the First World War was declared in 1914, the warring countries undertook certain measures which led to disorder in the gold standard. Some countries cancelled the liability of exchanging their currencies to gold. Other countries imposed harsh restrictions on the export of gold, while others put obstacles in the face of importing it. This continued until 1971 when it was replaced by the floating irredeemable US dollar, with the US using its position as the world's superpower and making its currency the pillar of the international monetary system. The US held the world's largest gold reserves and essentially defaulted on its gold-redeemable obligations to foreigners. Since then, gold has had no relation with currency, but rather has become like any other commodity. The gold standard ceased to be operated throughout the world and this brought in the era of wild fluctuations in exchange rates and inflation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The role of money&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The importance of money in any economy can be seen from the role it plays:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Money acts as a medium of exchange. It allows society to make unlimited exchanges and transactions so goods can move around the economy. Money also allowed individuals and firms to generate wealth and increase it. This is achieved when one can readily purchase produced items and sell them for a higher value than they were purchased. The existence of money allows goods and services to get to the people who need them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Money also acts as a store of value, this is where one can sell a commodity, in return for money and be able to be reliably saved, stored, and retrieved.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. The most important role money plays is it acts as a unit of account. This is a common standard by which all the market value of goods, services, and other transactions can be measured and compared. Without this the value of an economy could not be calculated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With gold completely divorced from money, initially the British pound sterling was the world's reserve currency after World War II. With Britain's demise on the international scene the US and its dollar become the world's reserve currency. The US receives its legitimacy not from any intrinsic value but due to the global standing in the US and its ability to press the world to view global products using the dollar. This means for any nation wanting to purchase oil or platinum in the international markets they would need to convert their currency into dollars and then take possession of such goods. This means nations around the world face two variables, which since the end of the gold standard fluctuate widely, ones exchange rate with the dollar and the actual price of international goods - which are priced in dollars. It is here that the world is being held to ransom by the US and is the fundamental reason why the world needs to return back to the Gold standard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Money Debate&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Since gold ceased to be money the price of goods and services continues to fluctuate, something that was not the case under the various metallic standards seen in history. In the post war period the debate with regards to money has been reduced to weather ones currency should be restricted to a fixed regime or whether one should have a floating exchange rate. The reason for this is because many consider all metallic standards outdated as there is not enough gold in the world to back the US dollar, let alone all the other currencies in the world, and because with a metallic standard stimulating the economy through increasing the amount of money would not be possible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The total amount of gold that has ever been mined has been estimated at around 158,000 tons. Assuming a gold price of $1,000 per ounce, the total value of all the gold ever mined would be around $4.5 trillion. This is less than the value of circulating money in the US alone, where around $1.4 trillion is in circulation and another $11 trillion through banking deposits. However the real problem is not that there is too little gold but the fact that there are too many dollars. How much dollars can purchase for you (purchasing power) is the real issue for people around the world, because the US continues to freely print the dollar, and each time it does so the dollar purchases less (devalues). The US who has the dollar as its national currency, can continually print money to meet its economic needs. For the rest of the world because international financial markets and global commodities markets are all priced in dollars they would need to exchange their domestic currency for dollars and hope it retains its purchasing power. If it doesn't then they will need to give up more of their domestic currency to buy dollars.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Money and Inflation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the post war period the monetarist school of thought gained prominence and became the dominant school with regards to influencing government economic policy. They advocated using money as the primary tool to regulate and stimulate the economy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When looking at money it needs to be viewed through the lens of prices. This is because any increase or decrease in the amount of money in an economy has a knock on affect on the price of goods and services. This is because every person and company as well as government income originates from another person or company. Taxes levied by the state are regarded as income for the state and an expense to individuals. The monies spent on projects by government and salaries paid would be income for the individuals and an expense to the state. The money spent by employees on goods is an expense to them and income to companies. Anything that gets in the way of such free circulation, such as hoarding, would in fact take wealth out of circulation. This would lead to a fall in spending, which would reduce production and result in the complete halting of the economy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hence from this perspective money plays a crucial role in the economy since sufficient amounts of money need to exist in the economy for transactions to take place. The more transactions that take place the more wealth that is created. It is from this perspective that western governments have argued for decades that fiat currency works best as governments are free to print money as and when needed, and the metallic standard would actually result in the absence of such ability. Hence monetary policy today is seen as fundamentally manipulating the amount of money in an economy, which would mean more money is available to make transactions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;However this is where the problem lies. Without any metal representing money governments always print more and more money and you have a situation where increasing amounts of money chase a static set of goods in an economy and this causes price rises (inflation). Hence more money in an economy leads to price rises and how much your money can purchase for you (purchasing power) in a fiat system is always falling. The ability to print money does not stimulate the economy rather it leads to inflation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As a comparison the purchasing power of gold and silver has remained extremely stable over not just the past century, but over most of history. The price of 100 barrels of oil measured in ounces of gold has remained fairly stable between 5 and 10 ounces of gold for the last 100 years. From just 1973 to 2008, the price of a barrel of oil in US Dollars increased by 3300%. Over the same period the number of ounces of gold required to buy 100 barrels of oil rose by only 18%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Money and the economy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ones currency is one aspect of economy. In the order of importance with regards the economy, what monetary standard one uses whether one has the singular gold standard, bimetallic standards or the multi-metallic standard, such a policy comes well down the priority list. This is why nations do not have a currency policy. Ones currency is viewed as a means to exchange; hence it does not fall within the realm of policy making. Industrialisation, wealth circulation, taxation, commerce etc are much more important with regards their effect on the economy compared to what standard one should have for money. However this does not negate the fact that money has a role in the economy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam and money&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In Islam when it comes to exchanging a commodity with a specific monetary unit, Islam defined what monetary unit is used for exchange to take place. This specific type of money is gold and silver which the Khilafah state will adopt. The Islamic evidences have designated gold and silver as the primary measuring unit for prices and labour. This is understood from a variety of evidences.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When Islam prohibited the hoarding of wealth, it specifically prohibited the hoarding of gold and silver despite the fact that wealth includes any property that can be owned. However, hoarding is reflected in money, not in the goods and services. Islam has linked gold and silver to a number of rules.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Messenger صلى الله عليه وآله وسلم was reported by An-Nisai on the authority of Amru Ibn Hazm to have said: "The blood money for one soul would be 100 camels...and for those who deal in gold it would be 1000 dinars."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukhari also reported on the authority of Aisha (ra) that the Messenger of Allah صلى الله عليه وآله وسلم also said: "The hand is cut for the theft of one-quarter dinar and upward."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The fixing of certain rules by the dinar, the dirham and the Mithqal, would make the dinar with its weight in gold, and the dirham with its weight in silver, a monetary unit by which the values of goods and services are measured.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When Islam imposed the diyyah i.e. blood money, it specified a fixed amount of gold.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Also, when it decreed the penalty for cutting the hand of the thief, it specified the minimum value of gold that is stolen which would entail the cutting of the hand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The fact that Islam has linked the Shari'ah rules to gold and silver by text, when these rules are related to money, serves as evidence that gold and silver are emphasised as money. This does not mean other items cannot be money. However Islam requires gold to definitely be part of any legal tender for the Khilafah in a multi-metallic standard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Conclusion&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Money plays an important role in an economy as it's the means that allow transactions to take place and it acts as a unit of account so goods can be priced and compared.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- The British initially and then the Americans forced their legal tenders on the world ensuring international markets were priced in their currencies. This gave them an advantage over all other nations as their national currency was needed by the world to purchase international commodities, whilst the US can print the dollar and purchase the same goods.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- The metre, gram and second remain constant, however the dollar keeps changing. Whilst the former units are measures of stable physical quantities, the latter is a pseudo-measure, i.e. it is used as a measure that currently no stable physical quantity can be correctly attributed to. For this reason the value of the fiat currencies fluctuates wildly as traders across the world buy and sell based upon what the value of the dollar should be.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Whilst many consider gold to be an old relic, with no place in modern finance and global financial markets, gold was money for over 5000 years, and hence people have always viewed gold to have intrinsic value.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- By arbitrarily printing money western governments have caused inflation in society. They continue to promote that money expansion is necessary to increase the size of the economy and stimulate economic activity. Without anything to measure against how much money to print, this is why there is always more and more money chasing a static set of goods.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Having a metallic standard would handcuff governments as they can only print money relative to the amount of metal they can get hold of. This has the effect of containing inflation since money supply increases will be more in line with economic activity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- It should also be understood that money, although important, does not form part of the overall economic policy of a nation. Polices to do with wealth circulation, taxation, trade etc are much more important and require much more thinking and planning than a nation's currency regime.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibliography&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joseph T. Salerno, ‘The Gold Standard: An Analysis of Some Recent Proposals,' September 1982, Cato Institute, http://www.cato.org/pubs/pas/pa016.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bettina Bien Greaves, How to Return to the Gold Standard, November 1995, Foundation for Economic Education&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paul, Ron; Lewis Lehrman (1982) ‘The case for gold: a minority report of the U. S. Gold Commission,' Washington, DC, Cato Institute&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paul Krugman, ‘The Gold Bug Variations'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DeLong, Brad (1996) ‘Why Not the Gold Standard?' University of California, Berkeley&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nathan Lewis, ‘The Gulf's currency solution,' May 2008, Asia Times Online, http://www.atimes.com/atimes/Middle_East/JE09Ak01.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nathan Lewis, Gold: the Once and Future Money, 2007, Addison Wiggin: Books&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barry J. Eichengreen and Marc Flandreau, ‘The Gold Standard in Theory and History,' 1997, Published by Routledge&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayoumi, Tamim A.; Barry J. Eichengreen and Mark P. Taylor (1996), ‘Modern perspectives on the gold standard,' Cambridge University Press&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘The Economic system in Islam,' Khilafah publications, English translation of the original Arabic,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Funds in the Khilafah state,' English translation of the original Arabic,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan A, ‘The Global Credit Crunch and the crisis of Capitalism,' April 2008, Khilafah.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:http://www.khilafah.com/index.php/the-khilafah/economy/4704-the-economics-of-money&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-823625143697189052?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/823625143697189052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/as-world-drifts-into-global-recession.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/823625143697189052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/823625143697189052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/as-world-drifts-into-global-recession.html' title='The Economics of Money'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-1682240769320290226</id><published>2009-10-22T12:55:00.000+07:00</published><updated>2009-12-24T05:48:27.768+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Nasehat Mencari Isteri</title><content type='html'>diambil dari mutiarasuamiku.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih aku. Kenapa ada ikhwan yang menolak akhwat hanya gara-gara fisik?! Padahal akhwat itu baik, cerdas, faham agama pula. Pokoknya insya Allah ia sholihah, tapi kenapa ada ikhwan yang menolaknya hanya gara-gara dia tidak cantik?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka, para ikhwan yang mementingkan kecantikan itu, mungkin&lt;span class="fullpost"&gt; beralasan dengan berkata bahwa cantik kan termasuk di dalam syarat-syarat wanita untuk dinikahi?! Mereka pun mungkin akan bilang bahwa haditsnya shahih lho! Tapi sayang, mungkin mereka nggak baca sampai akhir kalimat bahwa memilih wanita yang baik agamanya itu lebih selamat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mungkin terus bilang, kalau mencari istri yang baik agamanya yang kebetulan cantik boleh khaaan?! Ya memang boleh, tapi pas kebetulan nggak cantik langsung di tolak khaaan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, andai saja mereka tahu bahwa di zaman sekarang ini orang yang kaya itu akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin. Dan istri yang hebat di zaman ini adalah yang sanggup hidup miskin. Dan istri yang bijak di zaman ini adalah yang sanggup hidup kaya. Semua kan bisa bilang ‘saya siap hidup susah’ tapi dia nggak akan sanggup kalau nggak hebat. Semua juga siap hidup enak tapi dia akan bangkrut kalau nggak bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai saja mereka tahu bahwa istri yang hebat dan bijak itu hanya ada pada istri yang sholihah. Dia lah yang qanaah, yang sanggup hidup dalam keadaan apapun yang diberikan suaminya kepadanya. Dia akan merasa cukup atas apa yang ada. Dan akan bersyukur atas kehidupan yang menyenangkan seperti dia akan bersabar atas kehidupan yang menyusahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin para ikhwan itu hanya memaknai wanita yang baik agamanya itu sebagai wanita yang pakai jilbab panjang dan manis kalau tersenyum. Yang mungkin dari jilbab wanita tersebut mereka bisa menilai bahwa ia faham agama, dan dari senyumannya mungkin mereka bisa menilai bawa ia baik akhlaknya. Tapi mereka tidak tahu bahwa panjangnya jilbab dan manisnya senyuman hanyalah apa yang tampak di luar, sedangkan yang tidak tampak akan mereka ketahui setelah menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan tahu istri mereka sebenarnya ketika mereka sudah serumah dengannya, bukan di rumah orang tua ataupun di rumah mertua. Karena di rumah sendiri akan tampaklah seorang istri itu sebagai dirinya sendiri, bukan sebagai anak orangtuanya yang manja dan selalu diturutkan keinginannya, ataupun sebagai menantu yang rajin dan akan selalu menampakkan kebaikan kepada mertuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebaiknyalah orang-orang yang sudah menikah itu tinggal di rumahnya sendiri, walaupun harus kontrak atau kredit. Karena di rumah itu akan tampaklah sifat asli istri dalam menyikapi hidup yang diberikan suaminya kepadanya. Mereka akan tahu apakah jilbab isteri mereka membuktikan kefahamannya dalam agama, dan apakah manis senyuman mereka membuktikan kebaikan akhlaknya. Tetap dia pakaikah jilbab yang panjang itu ketika terik matahari panas menghujam?! Tetap adakah senyuman manis itu ketika lebat turunnya hujan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteri yang sholihah, dialah yang qanaah.&lt;br /&gt;Yang tahu hari tak selalu cerah tapi dia tak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri yang sholihah itu tidak harus kaya, kalau pun kaya Alhamdulillah.&lt;br /&gt;Dia juga tidak harus cantik, kalau pun cantik itu hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteri yang sholihah itu adalah yang qana’ah, senangnya berada di rumah.&lt;br /&gt;Keluar rumah hanya untuk belanja atau pergi bersama suaminya.&lt;br /&gt;Dia tahu bahan makanan telah mengalami kenaikan harga,&lt;br /&gt;dan tidak menyusahkan suaminya dengan segala tuntutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga memang wanita yang bekerja di luar rumah,&lt;br /&gt;tapi yang sholihah, dia mau berhenti kerja kalau suaminya memerintahkannya,&lt;br /&gt;dan tetap bekerja kalau suaminya meridhoinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau mungkin bingung bagaimana mungkin mendapatkan wanita shalihah&lt;br /&gt;sementara sedari tadi aku terus berkata yang shalihah adalah yang qanaah,&lt;br /&gt;sedangkan qanaah itu tidak tampak di mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, nggak usah muluk-muluk cari yang cantik,&lt;br /&gt;karena yang cantik seperti bintang di langit.&lt;br /&gt;Mungkin dia mudah ditemukan, bahkan di gelap malam,&lt;br /&gt;tetapi sadarilah dia tak mudah dijangkau tangan.&lt;br /&gt;Ketika itu pun kau mungkin melihatnya berkilauan,&lt;br /&gt;tetapi sadarilah ketika siang dia menghilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteri yang sholihah itu seperti mutiara di dasar laut,&lt;br /&gt;tak selalu putih terkadang terbungkus lumut.&lt;br /&gt;Di dalam cangkangnya dia senang berada,&lt;br /&gt;menjaga diri dan tak mudah digoda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau mungkin harus menyelam untuk menemukannya.&lt;br /&gt;Tapi kau akan tahu seberharga apa dia ketika kau mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiada kekayaan yg diambil seorang mukmin setelah takwa kepada Allah yang lebih baik dari istri sholihah.” [Hadits Riwayat Ibn Majah]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Mutiara-&lt;br /&gt;yang berusaha menjadi seberharga namanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-1682240769320290226?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/1682240769320290226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/nasehat-mencari-isteri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/1682240769320290226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/1682240769320290226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/nasehat-mencari-isteri.html' title='Nasehat Mencari Isteri'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-7948477069535679677</id><published>2009-10-22T12:53:00.000+07:00</published><updated>2009-10-22T12:57:33.269+07:00</updated><title type='text'>Moslems of Medical Faculty...Keep Fight 4 Dakwah !!</title><content type='html'>Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (QS. Ali Imran [3] : 104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (QS. Ar Rad [13] : 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?"&lt;br /&gt;(QS. Fussilat [41] : 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.(QS. Muhammad [47] : 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum Studi Islam (FSI) Ibnu Sina FK UNTAN berdiri tepatnya pada tanggal 6 Mei 2006.&lt;br /&gt;Insya Allah, lembaga ini tetap istiqomah di jalan dakwah memperjuangkan Islam, dan menyambung tangan-tangan Rasulullah dalam menyebarkan Islam.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap Istiqomah akhi/ ukhti! di akhir sana, telah menunggu kehidupan yang lebih baik yang Allah janjikan, dan kita kekal didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thibbul muslim mimpi kita !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukung perjuangan kami! Insya Allah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAVE THE GENERATION.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-7948477069535679677?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/7948477069535679677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/hanmu-yang-menciptakan-qsal-alaq1-05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/7948477069535679677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/7948477069535679677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/10/hanmu-yang-menciptakan-qsal-alaq1-05.html' title='Moslems of Medical Faculty...Keep Fight 4 Dakwah !!'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-4802795421041215975</id><published>2009-08-17T11:56:00.000+07:00</published><updated>2009-08-17T11:57:04.307+07:00</updated><title type='text'>LIRIK LAGU "MY MOTHER"</title><content type='html'>My Mother by Yusof Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who should I give my love to?&lt;br /&gt;My respect and my honor to&lt;br /&gt;Who should I pay good mind to?&lt;br /&gt;After Allah&lt;br /&gt;And Rasulullah &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Comes your mother&lt;br /&gt;Who next? Your mother&lt;br /&gt;Who next? Your mother&lt;br /&gt;And then your father&lt;br /&gt;Cause who used to hold you&lt;br /&gt;And clean you and clothes you&lt;br /&gt;Who used to feed you?&lt;br /&gt;And always be with you&lt;br /&gt;When you were sick&lt;br /&gt;Stay up all night&lt;br /&gt;Holding you tight&lt;br /&gt;That?s right no other&lt;br /&gt;My mother&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who should I take good care of?&lt;br /&gt;Giving all my love&lt;br /&gt;Who should I think most of?&lt;br /&gt;After Allah&lt;br /&gt;And Rasulullah&lt;br /&gt;Comes your mother&lt;br /&gt;Who next? Your mother&lt;br /&gt;Who next? Your mother&lt;br /&gt;And then your father&lt;br /&gt;Cause who used to hear you&lt;br /&gt;Before you could talk&lt;br /&gt;Who used to hold you?&lt;br /&gt;Before you could walk&lt;br /&gt;And when you fell who picked you up&lt;br /&gt;Clean your cut&lt;br /&gt;No one but your mother&lt;br /&gt;My mother&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who should I say why close to?&lt;br /&gt;Listen most to&lt;br /&gt;Never say no to&lt;br /&gt;After Allah&lt;br /&gt;And Rasulullah&lt;br /&gt;Comes your mother&lt;br /&gt;Who next? Your mother&lt;br /&gt;Who next? Your mother&lt;br /&gt;And then your father&lt;br /&gt;Cause who used to hug you&lt;br /&gt;And buy you new clothes&lt;br /&gt;Calm your head&lt;br /&gt;And blow your nose&lt;br /&gt;And when you cry&lt;br /&gt;Who wiped your tears?&lt;br /&gt;Knows your fears&lt;br /&gt;Who really cares?&lt;br /&gt;My mother&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Say Alhamdulillah&lt;br /&gt;Thank you Allah&lt;br /&gt;Thank you Allah&lt;br /&gt;For my mother&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-4802795421041215975?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/4802795421041215975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/08/lirik-lagu-my-mother_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4802795421041215975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4802795421041215975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/08/lirik-lagu-my-mother_16.html' title='LIRIK LAGU &quot;MY MOTHER&quot;'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-1027666827229111594</id><published>2009-08-17T11:46:00.000+07:00</published><updated>2009-08-17T11:47:13.163+07:00</updated><title type='text'>Mengkomersialkan Internet untuk Berdakwah</title><content type='html'>Pertanyaan.&lt;br /&gt;Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin ditanya : Jaringan internet merupakan salah satu sarana. Apa boleh dikemorsilkan untuk berdakwah ? Kenapa kami lihat adanya keterbatasan dari para penuntut ilmu untuk memasuki dunia maya ini ? Kami mohon pencerahan, semoga Allah membalas Syaikh dengan kebaikan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban&lt;br /&gt;Mengajak manusia ke jalan Allah termasuk fardhu kifayah, mencakup penyebaran ilmu, pengungkapan kebaikan-kebaikan agama Islam, penjelasan hukum-hukum syari'at, pengungkapan rincian-rincian halal dan haram, anjuran beramal shalih, pengungkapan dalil-dalil hukum beserta penjelasan segi pendalilannya, pengungkapan janji dan ancaman, balasan pahala dan lain sebagainya yang merupakan faktor-faktor untuk memahamkan kaum muslimin dan mengenalkan mereka tentang hukum-hukum agama. Begitulah, karena dengan dakwah dan penyebaran ilmu bisa membuahkan mengetahuinya orang-orang jahil tentang perkara-perkara yang memang seharusnya mereka ketahui, yaitu berupa hak-hak Allah Subhanahu wa Ta'ala dan hak-hak sesama muslim yang bisa mendorong mereka untuk kembali ke jalan Allah dan bertaubat kepadaNya dari kemaksiatan, penyelisihan dan bid'ah. Disamping itu, orang yang belum pernah mendengar pun bisa mengetahui kebaikan-kebaikan Islam, mengetahui hakikatnya dalam gambaran yang menarik sehingga memeluk Islam dengan suka rela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak diragukan lagi, bahwa setiap sarana yang bisa digunakan untuk dakwah, maka kaum muslimin harus menggunakannya. Dulu, sarana dakwah hanya terbatas pada ceramah, tulisan dan diskusi antara juru dakwah dan yang didakwahi, serta halaqah-halaqah ilmiah, sebagai pengamalan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Artinya : Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik". [An-Nahl : 125]. Disamping sarana-sarana lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun zaman sekarang, kita perlu menempuh setiap sarana yang bisa digunakan untuk mengajak kepada Islam, seperti ; radio, televisi, bulletin (selebaran ilmiah), penerbitan makalah-makalah Islami di Koran-koran dan majalah-majalah yang baik, termasuk juga sarana internet yang muncul di zaman ini dan telah merambah ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya, para ahli ilmu dan para da'i perlu menempuh jalur ini untuk menyebarkan makalah-makalah dan ceramah-ceramah yang bermanfaat serta wejangan-wejangan yang benar agar bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang menghendaki kebaikan, mengharapkan ilmu dan melaksanakannya, karena internet telah ada dan hadir di negeri ini, maka jangan dibiarkan digunakan oleh kaum Nasrani, Yahudi, kaum musyrikin, para ahli bid'ah, para ahli maksiat dan ahli kemunafikan untuk menyebarkan pemikiran-pemikiran mereka sehingga mengelabui orang-orang yang menyambangi situs-situs mereka lalu berbaik sangka terhadap mereka, meyakini saran dari mereka dan kebenaran wejangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, sesatlah orang-orang yang menemukan makalah-makalah tersebut, yang berisi kekufuran, bid'ah, kemaksiatan dan fitnah, baik yang nyata maupun yang tersembunyi. Tapi jika digunakan oleh para ahli ilmu yang benar, ahli tauhid dan keikhlasan, maka mereka bisa mempersempit ruang lingkup para penyebar kerusakan, dan makalah-makalah mereka bisa bermanfaat bagi orang-orang yang menginginkan kebenaran dan bermaksud memanfaatkannya dengan beramal shalih dan berilmu yang bermanfaat. Wallahu a'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Diucapkan dan didiktekan oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin Hafizhahullah, 24/7/1420H]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar'iyyah Fi Al-Masa'il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, Penyusun Khalid Al-Juraisy, Edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penerbit Darul Haq]&lt;br /&gt;Sumber:http://computer-islamicbloggertemplates.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-1027666827229111594?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/1027666827229111594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/08/mengkomersialkan-internet-untuk_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/1027666827229111594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/1027666827229111594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/08/mengkomersialkan-internet-untuk_16.html' title='Mengkomersialkan Internet untuk Berdakwah'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-1503042045376305518</id><published>2009-07-29T16:02:00.000+07:00</published><updated>2009-07-29T16:04:09.211+07:00</updated><title type='text'>What is Islam?</title><content type='html'>Islam is a beautiful religion with a rich history.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  While some religious traditions today have adapted to the inconsistent and ever changing modern cultural demands, Islam has remained much the same for a very long period. Islam emphasizes on holiness, modesty of dress, regular daily prayer, fasting, dedication to Allah (God), and giving money to help the poor and marital fidelity, and in short, a complete disciplinary lifestyle. Islam continues to grow world-wide as people increasingly find it to be a meaningful and rewarding way of life, as well as a supportive and compassionate community.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The literal meaning of Islam is peace; surrender of one's will i.e. losing oneself for the sake of God and surrendering one's own pleasure for the pleasure of God. Islam believes that each person is born pure. The message of Islam was revealed to the Holy Prophet Muhammad around 1, 400 years ago. It was revealed through angel Gabriel (on whom be peace) and was thus preserved in the Holy Quran. The prime message of Islam is the Unity of God, that the creator of the world is one and he alone is worthy of worship and that Muhammad (peace and blessings on him) is his Messenger and Servant. The follower of Islam is called Muslim and he has five main duties to perform, namely; bearing witness to the Unity of God and Muhammad as his Messenger, observing the prescribed prayer, payment of Zakat, keeping the fasts of Ramadhan and performing the pilgrimage to Mecca. You can check out these links for fascinating facts and an insight about following Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The beauty of Islam lies in its message. Islam's main message is to worship God and to treat all God's creation with kindness and compassion. Most of the people think that Islam is a backward religion, but even 1,400 years ago, when the rest of the world was in total darkness about liberation, things such as rights of parents in old age, orphans and the needy are clearly stated and women's rights were safeguarded. This shows that Islam has not just been contemporary, but also has had tremendous foresight. Islamic teachings encompass every imaginable situation and its rules and principles are truly universal and have stood the test of time, which makes it one of the fastest growing faiths in the world. In Islam, virtue does not mean forsaking the rewards of nature that are lawful. On the contrary, one is encouraged to lead a healthy, active life with the qualities of kindness, chastity, honesty, mercy, courage, patience and politeness. In short, Islam has a perfect and complete code for the guidance of individuals and communities alike. Islam teaches that the path to spiritual development is open to all. Any individual who searches the one creator can seek nearness to God through sincere and earnest worship; it is central to establishing a relationship with the Almighty. This positive message for humanity fills hearts with hope and courage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The benefits of Islam as a Faith are fascinating. Various scientific studies have evaluated the impact of religious living on various aspects of human physiology and life. Islam is one of many religions that produce's surprising results including:&lt;br /&gt;1. Reduced incident of depression&lt;br /&gt;2. Greater health&lt;br /&gt;3. Faster recovery from illness&lt;br /&gt;4. Longer life-span&lt;br /&gt;by Umarbinrana Source &lt;a href="http://www.cometoislam.org/"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-1503042045376305518?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/1503042045376305518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/07/what-is-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/1503042045376305518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/1503042045376305518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/07/what-is-islam.html' title='What is Islam?'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-5336133660374830313</id><published>2009-07-07T05:53:00.000+07:00</published><updated>2009-08-17T10:55:26.842+07:00</updated><title type='text'>Metonic Cycle</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca telah mendapatkan pengetahuan bahwa kata-kata dalam al-Qur'an mempunyai makna yang bertingkat. Beberapa kata mempunyai arti langsung, tetapi yang lain tidak, atau belum tentu. Misalnya saja, kata yang berarti bulan adalah syahr, dalam al-Qur'an disebutkan sebanyak 12 kali. Ini sesuai dengan 12 bulan dalam 1 tahun. Sedangkan kata yang berarti hari adalah yaum, yang disebutkan 365 kali dalam al-Qui an. Ini juga sesuai bahwa 1 tahun rata-rata sama dengan 365 hari. Tetapi kata yang berarti tahun, yaitu sanah disebutkan dalam al-Qur'an sebanyak 19 kali! Bagaimana kita memahaminya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih kepada cabang pengetahuan astronomi. Ang­ka 19 atau 19 tahun adalah satu periode di mana posisi relatif bumi dan bulan kembali ke posisi semula secara berulang sete­lah 19 tahun kemudian. Siklus ini ditemukan oleh Meton orang Yunani dan disebut Metonic cycle.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika sekarang tanggal 20 Maret tahun 2000, dan bulan purnama terlihat pada posisi dekat bintang Virgo, kapan kita dapat melihat bulan purnama pada posisi yang sama?"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jawabnya bukan bulan depan atau tahun depan, tetapi tanggal 20 Maret tahun 2019, 19 tahun kemudian."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa 19 tahun? Karena fase Tahun Matahari dan Tahun Bulan akan bertemu tepat pada siklus yang ke-19, di mana 235 bulan Kalender Bulan tepat sama dengan siklus 19 tahun berdasarkan Kalender Matahari. (29,53 hari x 235 kira-kira sama dengan 365,24 hari x 19). Meton dari Athena pada tahun 440 SM mengetahui bahwa 235 bulan berdasarkan Kalender Bulan sama dengan 19 tahun Kalender Matahari. Oleh karena itu, siklus ini dikenal dengan siklus Meton8, dan merupakan basis perhitungan kalender di Yunani sampai Kalender Julius Caesar diperkenalkan pada tahun 46 SM. Bagi kaum Muslim, menggunakan Kalender Bulan karena sesuai dengan kebutuhan untuk perhitungan bulan Ramadhan, bulan Haji, dan peristiwa-peristiwa Islam lainnya. Namun sebelumnya, Kalender Bulan ini dipergunakan juga oleh kaum Yahudi, bangsa Babilonia, dan Cina.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, jumlah penyebutan kata-kata tertentu dalam al-Qur'an mempunyai,makna yang sangat dalam, dan baru dapat diketahui oleh pembaca jika ia mempunyai penge­tahuan dan sains yang cukup luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber Buku:MATEMATIKA ALAM SEMESTA &lt;br /&gt;Kodetifikasi Bilangan Prima dalam Al-Qur'an &lt;br /&gt;Arifin Muftie,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-5336133660374830313?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/5336133660374830313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/07/metonic-cycle-pembaca-telah-mendapatkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/5336133660374830313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/5336133660374830313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/07/metonic-cycle-pembaca-telah-mendapatkan.html' title='Metonic Cycle'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-4268949505325679477</id><published>2009-07-07T05:45:00.000+07:00</published><updated>2009-12-24T20:42:27.978+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadits'/><title type='text'>Apa Itu Hadîts Qudsiy</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mukaddimah&lt;br /&gt;Pada kajian ilmu hadits kali ini, sengaja kami ketengahkan masalah Hadîts Qudsiy yang tentunya sudah sering didengar atau dibaca tentangnya namun barangkali ada sebagian kita yang belum mengetahuinya secara jelas.&lt;br /&gt;Untuk itu, kami akan membahas tentangnya secara ringkas namun terperinci insya Allah, semoga bermanfa'at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara bahasa (Etimologis), kata القدسي dinisbahkan kepada kata القدس (suci). Artinya, hadits yang dinisbahkan kepada Dzat yang Maha suci, yaitu Allah Ta'ala.&lt;br /&gt;Dan secara istilah (terminologis) definisinya adalah &lt;br /&gt;ما نقل إلينا عن النبي صلى الله عليه وسلم مع إسناده إياه إلى ربه عز وجل&lt;br /&gt;Sesuatu (hadits) yang dinukil kepada kita dari Nabi Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam yang disandarkan beliau kepada Rabb-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan Antara Hadîts Qudsiy Dan al-Qur`an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat perbedaan yang banyak sekali antara keduanya, diantaranya adalah:&lt;br /&gt;1. Bahwa lafazh dan makna al-Qur`an berasal dari Allah Ta'ala sedangkan Hadîts Qudsiy tidak demikian, alias maknanya berasal dari Allah Ta'ala namun lafazhnya berasal dari Nabi Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam.&lt;br /&gt;2. Bahwa membaca al-Qur`an merupakan ibadah sedangkan Hadîts Qudsiy tidak demikian.&lt;br /&gt;3. Syarat validitas al-Qur'an adalah at-Tawâtur (bersifat mutawatir) sedangkan Hadîts Qudsiy tidak demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah Hadîts-Hadîts Qudsiy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan jumlah hadits-hadits Nabi, maka Hadîts Qudsiy bisa dibilang tidak banyak. Jumlahnya lebih sedikit dari 200 hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits yang diriwayatkan Imam Muslim di dalam kitab Shahîh-nya dari Abu Dzarr radliyallâhu 'anhu dari Nabi Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam pada apa yang diriwayatkan beliau dari Allah Ta'ala bahwasanya Dia berfirman,&lt;br /&gt;يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلاَ تَظَالَمُوْا&lt;br /&gt;"Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan perbuatan zhalim atas diri-Ku dan menjadikannya diantara kamu diharamkan, maka janganlah kamu saling menzhalimi (satu sama lain)." (HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lafazh-Lafazh Periwayatannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang yang meriwayatkan Hadîts Qudsiy, maka dia dapat menggunakan salah satu dari dua lafazh-lafazh periwayatannya:&lt;br /&gt;1. قال رسول الله صلى الله عليه وسلم فيما يرويه عن ربه عز وجل&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam pada apa yang diriwayatkannya dari Rabb-nya 'Azza Wa Jalla&lt;br /&gt;2. قال الله تعالى، فيما رواه عنه رسول الله صلى الله عليه وسلم&lt;br /&gt;Allah Ta'ala berfirman, pada apa yang diriwayatkan Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam dari-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Mengenai Hadîts Qudsiy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara buku yang paling masyhur mengenai Hadîts Qudsiy adalah kitab&lt;br /&gt; الاتحافات السنية بالأحاديث القدسية (al-Ithâfât as-Saniyyah Bi al-Ahâdîts al-Qudsiyyah) karya 'Abdur Ra`uf al-Munawiy.&lt;br /&gt;    Di dalam buku ini terkoleksi 272 buah hadits.&lt;br /&gt;(SUMBER: Buku Taysîr Musthalah al-Hadîts, karya&lt;br /&gt;DR.Mahmûd ath-Thahhân, h.127-128)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-4268949505325679477?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/4268949505325679477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/07/apa-itu-hadits-qudsiy-mukaddimah-pada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4268949505325679477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4268949505325679477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/07/apa-itu-hadits-qudsiy-mukaddimah-pada.html' title='Apa Itu Hadîts Qudsiy'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-4078352648694522954</id><published>2009-06-06T11:21:00.001+07:00</published><updated>2009-12-24T05:47:48.899+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Membongkar Kebohongan'/><title type='text'>SEJARAH APRIL FOOL ATAU APRIL MOB</title><content type='html'>Sejarah Yang Dikaburkan&lt;br /&gt;Cerita menyedihkan dibalik April Mob....&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setiap tanggal 1 April, biasanya banyak diantara kita akan begitu sibuk dan bersiap siap untuk merayakannya dengan membuat rencana besar untuk MENIPU orang lain / sahabat / saudara terdekat pacar dan bahkan orang tua sendiri. Budaya tersebut begitu eratnya melekat, seakan akan pada tanggal 1 April tersebut, kita boleh berbuat DOSA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala kita penuh dengan rencana mencari mangsa-mangsa untuk dipermain-mainkan. Bahkan sewaktu sedang bekerja atau sedang makan pun kita akan mencari cara dan membuat rencana 'penganiayaan' ini. Yang penting kita ingin puas melihat muka mangsa-mangsa gurauan April Mop mereka merah padam karena dipermain-mainkan. Padahal baru saja mereka diberikan kado/ucapan Kasih Sayang pada hari St.Valentino 14 Feb Lalu. Ini adalah sebuah Kekonyolan disamping juga bertentangan dengan Aqidah dan tidak membawa manfaat sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu masa sekolah dahulu, pernah terbaca tentang suatu tragedi yang terjadi pada tanggal 1 April ini. Seorang suami yang suka jahil tentang agama, telah mengucapkan, 'Aku ceraikan kamu dengan talak 3' pada isterinya dengan niat untuk bercanda. Isterinya yang pada mulanya tercengan-cengang terus meraung, kemudian si suami dengan muka tanpa dosa kemudian mengucapkan 'April MOP!!'. Setelah itu, giliran si suami pula untuk meraung saat diberitahu bahwa talak yang dilafazkan tersebut telah jatuh!!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai umat Islam, berhati hatilah terhadap budaya ini..... hindari diri kita dari berbuat Dzolim apalagi April's Mop bukanlah budaya Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tahukah anda berapa banyak diantara kita yang tidak mengetahui kenyataan pahit Sejarah yang menimpa umat Islam Spanyol di belakang perayaan April's Mop ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tragedi Pembantaian Umat Islam Spanyol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu kala, Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam namun memperaktekkan kehidupan secara Islam. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, untuk bir dan juga segala hal yang diharamkan dalam Islam. Jika mereka membaca tentang hijab di Al-Qur'an, mereka memperaktekkan nya tidak seperti kebanyakan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Kafir mencoba membersihkan Islam dari kekuasaan Spanyol, mereka selalu gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Lalu mereka mengirim pengintai ke Spanyol untuk mempelajari Islam dan menemukan bahwa kekuatan yang dimiliki kaum Muslim adalah taqwa. Begitu kaum Kristen mengetahui kekuatan umat Islam, mereka mencari strategi untuk menghancurkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah dengan mengirim alkohol dan cigarette secara gratis kepada mereka. Taktik ini cukup berhasil dan melemahkan keyakinan umat Islam terutama kaum mudanya. Hasil dari usaha ini adalah jatuhnya Spanyol dari kekuasaan umat Islam dan mengakhiri penguasaan umat Islam seluruhnya terhadap Spanyol selama delapan ratus tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah terakhir yang jatuh kepada kekuasaan kaum Kristen adalah Grenada (Ghornata) pada tanggal 1 April&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibalik perayaan April Mop (April Fool's Day) ini, sangat dipercayai bahwa April Mop mula mula dirayakan pada saat kejatuhan kerajaan Islam di Spanyol. Setelah sekian lama berkuasa di Granada, Spanyol, kerajaan Islam akhirnya runtuh diserang tentara-tentara Kristen. Penduduk-penduduk Islam di Sepanyol (Moors) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen tidak puas dan berusaha untuk menghapuskan orang-orang Islam dari Spanyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk-penduduk Muslimin ini, diberitahu bahwa mereka diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan barang-barang keperluan mereka dengan menggunakan kapal-kapal yang berlabuh di perlabuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Muslimin khawatir dan curiga atas tawaran tersebut, dikhawatirkan tawaran tersebut merupakan suatu penipuan, kemudian mereka pergi kepelabuhan untuk melihat apakah ada kapal yang dimaksud oleh tentara Kristen dan setelah dilihat keberadaan kapal kapal dipelabuhan, merekapun membuat persiapan untuk berlayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya (1 April), mereka mengambil semua barangan yang telah disiapkan lalu menuju ke perlabuhan. Pada saat itulah, pihak Kristen mengambil kesempatan menggeledah dan membakar rumah penduduk-penduduk Islam itu. Bahkan mereka juga tidak sempat untuk menaiki kapal karena semuanya telah musnah dibakar. Pihak Kristen kemudian menyerang kaum Muslimin dan membunuh kesemuanya, lelaki, perempuan, serta anak-anak kecil. Peristiwa berdarah yang meyedihkan ini kemudiannya dirayakan oleh tentara Kristen. Perayaan ini akhirnya dirayakan setiap tahun bukan saja di Spanyol tetapi juga di seluruh dunia sebagai April Fool's Day.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menyedihkan, orang-orang Islam yang jahil pun turut memperingati April Fool's Day tanpa menyadari mereka sebenarnya merayakan ulang tahun pembunuhan masal saudara se-Islam mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ingatlah bahwa tanggal 1 April adalah hari pembantaian umat Islam Spanyol&lt;br /&gt;- Dan yang penting dalam Al Quran &amp; Hadist tidak ada perintah dimana boleh menipu orang lain sebagai bahan gurauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari apapun sejarahnya gurauan / Fool tersebut, mereka para musuh musuh Islam yang berlindung dibalik retorika Toleransi, Demokrasi, Liberalisasi, HAM, Persamaan Gender atau senjata Bush Laknatullah yang popular saat ini "War on Terrorism dan Iraqi Freedom" percayalah mereka justru sangat serius ingin memudarkan cahaya Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah sentiasa membuka pintu taubat untuk kita. Amiiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-4078352648694522954?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/4078352648694522954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/06/sejarah-april-fool-atau-april-mob.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4078352648694522954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/4078352648694522954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/06/sejarah-april-fool-atau-april-mob.html' title='SEJARAH APRIL FOOL ATAU APRIL MOB'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-5039684595285154712</id><published>2009-06-02T22:11:00.000+07:00</published><updated>2009-06-02T22:14:59.689+07:00</updated><title type='text'>Ilmuwan Barat Berbicara tentang Islam</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seorang ilmuwan dari Italia Kenneth Edward George&lt;/span&gt; berkata,&lt;br /&gt;“Saya sudah mengkaji dengan sangat teliti agama-agama terdulu dan agama modern dewasa ini. Kesimpulannya adalah bahwa Islam agama langit yang yang benar. Kitab Suci ini mencakup kebutuhan materi dan immateri bagi manusia. Agama ini membentuk akhlak yang baik dan menjaga rohani agar tetap sehat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Profesor Inggris Mountaghmiri Watts&lt;/span&gt; berkata,&lt;br /&gt;“Apa yang dipaparkan Al Qur’an tentang realitas dan fenomena alam yang sempurna menurut saya adalah di antara kelebihan dan keistimewaan Kitab ini. Yang jelas semua temuan dan ilmu pengatahuan yang didokumentasikan dewasa ini, tidak mampu menandingi Al Qur’an.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejarawan Italia, Brands Johny Burkz&lt;/span&gt; mengatakan,&lt;br /&gt;“Kesejahteraan dan kepemimpinan menjauh dari umat Islam dikarenakan mereka tidak mau mengikuti petunjuk Al Qur’an dan mengamalkan hukum dan undang-undang-nya. Padahal sebelumnya sejarah telah mencatat bahwa generasi awal Islam meraih kejayaan, kemenangan, dan kebesaran. Musuh-musuh Islam tau rahasia ini, sehingga mereka menyerang dari sisi ini. Ya, kondisi kehidupan umat Islam sekarang ini suram, karena tidak pedulinya umat ini terhadap Kitabnya, bukan karena ada kekurangan dalam Al Qur’an atau Islam secara umum. Yang obyektif adalah tidak benar menganggat sisi negatif dengan menghakimi ajaran Islam yang suci.”&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peneliti Prancis Gul Labum&lt;/span&gt; menyeru orang Eropa,&lt;br /&gt;“Wahai manusia, kajilah Al Qur’an secara mendalam, sampai kalian menemukan hakekat kebenarannya, karena setiap ilmu pengetahuan dan seni-budaya yang pernah dicapai oleh bangsa Arab, pondasinya adalah Al Qur’an. Hendaknya setiap penduduk dunia, dari beragam warna dan bahasa mau melihat secara obyektif kondisi dunia zaman awal. Mengkaji lembaran-lembaran ilmu pengetahuan dan penemuan sebelum Islam. Maka kalian akan tahu bahwa ilmu pengetahuan dan penemuan tidak pernah sampai pada penduduk bumi kecuali setelah ditemukan dan disebarluaskan oleh kaum muslimin yang mereka eksplorasi dari Al Qur’an. Ia laksana lautan pengetahuan yang mengalir di jutaan anak sungai. Al Qur’an tetap hidup, dan setiap orang mampu meneguk sejuknya sesuai dengan kesungguhan dan kemampuannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ahli filsafat dari Prancis, Pranco Mari Pulter&lt;/span&gt;, menjelaskan perbedaan antara Injil dan Al Qur’an,&lt;br /&gt;”Kami yakin, jika disodorkan Al Qur’an dan Injil kepada seseorang yang tidak beragama, pasti orang tersebut akan memilih yang pertama, karena Al Qur’an mengetengahkan pemikiran yang cocok dengan akal sehat. Boleh jadi tidak ada undang-undang yang lebih detail tentang masalah perceraian, kecuali undang-undang dan hukum yang telah di gariskan Al Qur’an tentang masalah ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seorang ilmuwan dari Inggris Fard Ghayum, Guru Besar Universitas London&lt;/span&gt; mengatakan,&lt;br /&gt;”Al Qur’an adalah kitab mendunia yang memiliki keistimewaan sastra yang tinggi, yang terjemahnya saja tidak bisa mewakili tingginya sastra aslinya. Karena lagunya berirama khusus, keindahannya mengagumkan, dan pengaruhnya yang luar bisa terhadap yang mendengarkan. Banyak kaum nashrani Arab yang terpengaruh gaya bahasa dan sastranya. Begitu juga kaum orientalis, banyak di antara mereka yang menerima Al Qur’an. Ketika dibacakan Al Qur’an, kami orang-orang Nashrani terpengaruh, laksana sihir yang menembus jiwa kami, kami merasakan ungakapnnya yang indah, hukumnya yang orisinil. Keistimewaan seperti ini yang menjadikan seseorang merasa terpuaskan, dan bahwa Al Qur’an tidak mungkin ada yang mampu menandinginya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Knett Grigh, Guru Besar Universitas Cambridge&lt;/span&gt; memberi kesaksian,&lt;br /&gt;”Tidak akan mampu seseorang sepanjang empat belas abad yang lalu, sejak diturunkannya Al Qu’ran sampai sekarang ini, yang mampu membuat seperti ayat Al Qur’an, satu ayat sekalipun. Karena Al Qur’an bukan kitab yang dikhususkan untuk zaman tertentu, bahkan Al Qur’an ini alami yang akan terus berlangusng sepanjang zaman. Meskipun dunia dan kehidupan ini berubah, namun setiap manusia memungkinkan menjadikan al Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Mengapa Al qur’an lebih unggul dan menjadi pedoman hidup manusia sepanjang masa? Karena Al qur’an mencakup hal-hal yang kecil maupun urusan yang besar. Tidak ada sesuatu yang tidak diatur oleh Al qur’an. Saya yakin, bahwa Al Qur’an mampu mempengaruhi orang Barat, dengan syarat, Al Qur’an dibacakan dengan bahasa aslinya, karena terjemahnya tidak mampu memberi pengaruh kejiwaan dan rohani, berbeda dengan bacaan aslinya yang menggetarkan jiwa, meluluhkan qalbu.” (it/ut)&lt;br /&gt;Sumber: http://www.dakwatuna.com/2008/ilmuwan-barat-berbicara-tentang-islam/Mohon akses http://www.ksai-aluswah.org/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-5039684595285154712?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/5039684595285154712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/06/ilmuwan-brat-brbicara-tentang-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/5039684595285154712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/5039684595285154712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/06/ilmuwan-brat-brbicara-tentang-islam.html' title='Ilmuwan Barat Berbicara tentang Islam'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-8287916803663056312</id><published>2009-06-02T22:09:00.000+07:00</published><updated>2009-08-17T11:00:59.429+07:00</updated><title type='text'>Umar dan Ibu Pemasak batu</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Suatu masa dalam kepemimpinan Umar, terjadilah Tahun Abu. Masyarakat Arab, mengalami masa paceklik yang berat. Hujan tidak lagi turun. Pepohonan mengering, tidak terhitung hewan yang mati mengenaskan. Tanah tempat berpijak hampir menghitam seperti abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus asa mendera di mana-mana. Saat itu Umar sang pemimpin menampilkan kepribadian yang sebenar-benar pemimpin. Keadaan rakyat diperhatikannya saksama. Tanggung jawabnya dijalankan sepenuh hati. Setiap hari ia menginstruksikan aparatnya menyembelih onta-onta potong dan menyebarkan pengumuman kepada seluruh rakyat. Berbondong-bondong rakyat datang untuk makan. Semakin pedih hatinya. Saat itu, kecemasan menjadi kian tebal. Dengan hati gentar, lidah kelunya berujar, “Ya Allah, jangan sampai umat Muhammad menemui kehancuran di tangan ini.”&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar menabukan makan daging, minyak samin, dan susu untuk perutnya sendiri. Bukan apa-apa, ia khawatir makanan untuk rakyatnya berkurang. Ia, si pemberani itu, hanya menyantap sedikit roti dengan minyak zaitun. Akibatnya, perutnya terasa panas dan kepada pembantunya ia berkata “Kurangilah panas minyak itu dengan api”. Minyak pun dimasak, namun perutnya kian bertambah panas dan berbunyi nyaring. Jika sudah demikian, ditabuh perutnya dengan jemari seraya berkata, “Berkeronconglah sesukamu, dan kau akan tetap menjumpai minyak, sampai rakyatku bisa kenyang dan hidup dengan wajar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setiap malam Umar bin Khattab melakukan perjalanan diam-diam. Ditemani salah seorang sahabatnya, ia masuk keluar kampung. Ini ia lakukan untuk mengetahui kehidupan rakyatnya. Umar khawatir jika ada hak-hak mereka yang belum ditunaikan oleh aparat pemerintahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu pun, bersama Aslam, Khalifah Umar berada di suatu kampung terpencil. Kampung itu berada di tengah-tengah gurun yang sepi. Saat itu Khalifah terperanjat. Dari sebuah kemah yang sudah rombeng, terdengar seorang gadis kecil sedang menangis berkepanjangan. Umar bin khattab dan Aslam bergegas mendekati kemah itu, siapa tahu penghuninya membutuhkan pertolongan mendesak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dekat, Umar melihat seorang perempuan tua tengah menjerangkan panci di atas tungku api. Asap mengepul-ngepul dari panci itu, sementara si ibu terus saja mengaduk-aduk isi panci dengan sebuah sendok kayu yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Assalamu’alaikum,” Umar memberi salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar salam Umar, ibu itu mendongakan kepala seraya menjawab salam Umar. Tapi setelah itu, ia kembali pada pekerjaannya mengaduk-aduk isi panci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapakah gerangan yang menangis di dalam itu?” tanya Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedikit tak peduli, ibu itu menjawab, “Anakku….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah ia sakit?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak,” jawab si ibu lagi. “Ia kelaparan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar dan Aslam tertegun. Mereka masih tetap duduk di depan kemah sampai lebih dari satu jam. Gadis kecil itu masih terus menangis. Sedangkan ibunya terus mengaduk-aduk isi pancinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar tidak habis pikir, apa yang sedang dimasak oleh ibu tua itu? Sudah begitu lama tapi belum juga matang. Karena tak tahan, akhirnya Umar berkata, “Apa yang sedang kau masak, hai Ibu? Kenapa tidak matang-matang juga masakanmu itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu menoleh dan menjawab, “Hmmm, kau lihatlah sendiri!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar dan Aslam segera menjenguk ke dalam panci tersebut. Alangkah kagetnya ketika mereka melihat apa yang ada di dalam panci tersebut. Sambil masih terbelalak tak percaya, Umar berteriak, “Apakah kau memasak batu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu menjawab dengan menganggukkan kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Buat apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suara lirih, perempuan itu kembali bersuara menjawab pertanyaan Umar, “Aku memasak batu-btu ini untuk menghibur anakku. Inilah kejahatan Khalifah Umar bin Khattab. Ia tidak mau melihat ke bawah, apakah kebutuhan rakyatnya sudah terpenuhi belum. Lihatlah aku. Aku seorang janda. Sejak dari pagi tadi, aku dan anakku belum makan apa-apa. Jadi anakku pun kusuruh berpuasa, dengan harapan ketika waktu berbuka kami mendapat rejeki. Namun ternyata tidak. Sesudah magrib tiba, makanan belum ada juga. Anakku terpaksa tidur dengan perut yang kosong. Aku mengumpulkan batu-batu kecil, memasukkannya ke dalam panci dan kuisi air. Lalu batu-batu itu kumasak untuk membohongi anakku, dengan harapan ia akan tertidur lelap sampai pagi. Ternyata tidak. Mungkin karena lapar, sebentar-sebentar ia bangun dan menangis minta makan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu diam sejenak. Kemudian ia melanjutkan, “Namun apa dayaku? Sungguh Umar bin Khattab tidak pantas jadi pemimpin. Ia tidak mampu menjamin kebutuhan rakyatnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar penuturan si Ibu seperti itu, Aslam akan menegur perempuan itu. Namun Umar sempat mencegah. Dengan air mata berlinang ia bangkit dan mengajak Aslam cepat-cepat pulang ke Madinah. Tanpa istirahat lagi, Umar segera memikul gandum di punggungnya, untuk diberikan kepada janda tua yang sengsara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Umar bin Khattab terlihat keletihan, Aslam berkata, “Wahai Amirul Mukminin, biarlah aku saya yang memikul karung itu….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan wajah merah padam, Umar menjawab sebat, “Aslam, jangan jerumuskan aku ke dalam neraka. Engkau akan menggantikan aku memikul beban ini, apakah kau kira engkau akan mau memikul beban di pundakku ini di hari pembalasan kelak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aslam tertunduk. Ia masih berdiri mematung, ketika tersuruk-suruk Khalifah Umar bin Khattab berjuang memikul karung gandum itu. Angin berhembus. Membelai tanah Arab yang dilanda paceklik.&lt;br /&gt;sumber:dakwatuna.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-8287916803663056312?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/8287916803663056312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/06/umar-dan-ibu-pemasak-batu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/8287916803663056312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/8287916803663056312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/06/umar-dan-ibu-pemasak-batu.html' title='Umar dan Ibu Pemasak batu'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-5554894156003731744</id><published>2009-06-02T22:04:00.000+07:00</published><updated>2009-12-24T05:47:27.482+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Membongkar Kebohongan'/><title type='text'>SEJARAH DRACULA: Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib, SEJARAH YANG DIKABURKAN</title><content type='html'>Membongkar Sebuah Kebohongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah hidup Dracula merupakan salah satu contoh bentuk penjajahan sejarah yang begitu nyata yang dilakukan Barat. Kalau film Rambo merupakan suatu fiksi yang kemudian direproduksi agar seolah-olah menjadi nyata oleh Barat, maka Dracula merupakan kebalikannya, tokoh nyata yang direproduksi menjadi fiksi. Bermula dari novel buah karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, sosok nyatanya kemudian semakin dikaburkan lewat film-film seperti Dracula’s Daughter (1936), Son of Dracula (1943), Hoorof of Dracula (1958), Nosferatu (1922)-yang dibuat ulang pada tahun 1979-dan film-film sejenis yang terus-menerus diproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, siapa sebenarnya Dracula itu?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku berjudul “Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib” karya Hyphatia Cneajna ini, sosok Dracula dikupas secara tuntas. Dalam buku ini dipaparkan bahwa Dracula merupakan pangeran Wallachia , keturunan Vlad Dracul. Dalam uraian Hyphatia tersebut sosok Dracula tidak bisa dilepaskan dari menjelang periode akhir Perang Salib. Dracula dilahirkan ketika peperangan antara Kerajaan Turki Ottoman-sebagai wakil Islam-dan Kerajaan Honggaria-sebagai wakil Kristen-semakin memanas. Kedua kerajaan tersebut berusaha saling mengalahkan untuk merebutkan wilayah-wilayah yang bisa dikuasai, baik yang berada di Eropa maupun Asia . Puncak dari peperangan ini adalah jatuhnya Konstantinopel- benteng Kristen-ke dalam penguasaan Kerajaan Turki Ottoman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam babakan Perang Salib di atas Dracula merupakan salah satu panglima pasukan Salib. Dalam peran inilah Dracula banyak melakukan pembantain terhadap umat Islam. Hyphatia memperkirakan jumlah korban kekejaman Dracula mencapai 300.000 ribu umat Islam. Korban-korban tersebut dibunuh dengan berbagai cara-yang cara-cara tersebut bisa dikatakan sangat biadab-yaitu dibakar hidup-hidup, dipaku kepalanya, dan yang paling kejam adalah disula. Penyulaan merupakan cara penyiksaan yang amat kejam, yaitu seseorang ditusuk mulai dari anus dengan kayu sebesar lengan tangan orang dewasa yang ujungnya dilancipkan. Korban yang telah ditusuk kemudian dipancangkan sehingga kayu sula menembus hingga perut, kerongkongan, atau kepala. Sebagai gambaran bagaimana situasi ketika penyulaan berlangsung penulis mengutip pemaparan Hyphatia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika matahari mulai meninggi Dracula memerintahkan penyulaan segera dimulai. Para prajurit melakukan perintah tersebut dengan cekatakan seolah robot yang telah dipogram. Begitu penyulaan dimulai lolong kesakitan dan jerit penderitaan segera memenuhi segala penjuru tempat itu. Mereka, umat Islam yang malang ini sedang menjemput ajal dengan cara yang begitu mengerikan. Mereka tak sempat lagi mengingat kenangan indah dan manis yang pernah mereka alami.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya orang dewasa saja yang menjadi korban penyulaan, tapi juga bayi. Hyphatia memberikan pemaparan tetang penyulaan terhadap bayi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bayi-bayi yang disula tak sempat menangis lagi karena mereka langsung sekarat begitu ujung sula menembus perut mungilnya. Tubuh-tubuh para korban itu meregang di kayu sula untuk menjemput ajal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekejaman seperti yang telah dipaparkan di atas itulah yang selama ini disembunyikan oleh Barat. Menurut Hyphatia hal ini terjadi karena dua sebab. Pertama, pembantaian yang dilakukan Dracula terhadap umat Islam tidak bisa dilepaskan dari Perang Salib. Negara-negara Barat yang pada masa Perang Salib menjadi pendukung utama pasukan Salib tak mau tercoreng wajahnya. Mereka yang getol mengorek-ngorek pembantaian Hilter dan Pol Pot akan enggan membuka borok mereka sendiri. Hal ini sudah menjadi tabiat Barat yang selalu ingin menang sendiri. Kedua, Dracula merupakan pahlawan bagi pasukan Salib. Betapapun kejamnya Dracula maka dia akan selalu dilindungi nama baiknya. Dan, sampai saat ini di Rumania , Dracula masih menjadi pahlawan. Sebagaimana sebagian besar sejarah pahlawan-pahlawan pasti akan diambil sosok superheronya dan dibuang segala kejelekan, kejahatan dan kelemahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna menutup kedok kekejaman mereka, Barat terus-menerus menyembunyikan siapa sebenarnya Dracula. Seperti yang telah dipaparkan di atas, baik lewat karya fiksi maupun film, mereka berusaha agar jati diri dari sosok Dracula yang sebenarnya tidak terkuak. Dan, harus diakui usaha Barat untuk mengubah sosok Dracula dari fakta menjadi fiksi ini cukup berhasil. Ukuran keberhasilan ini dapat dilihat dari seberapa banyak masyarakat-khususny a umat Islam sendiri-yang mengetahui tentang siapa sebenarnya Dracula. Bila jumlah mereka dihitung bisa dipastikan amatlah sedikit, dan kalaupun mereka mengetahui tentang Dracula bisa dipastikan bahwa penjelasan yang diberikan tidak akan jauh dari penjelasan yang sudah umum selama ini bahwa Dracula merupakan vampir yang haus darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain membongkar kebohongan yang dilakukan oleh Barat, dalam bukunya Hyphatia juga mengupas makna salib dalam kisah Dracula. Seperti yang telah umum diketahui bahwa penggambaran Dracula yang telah menjadi fiksi tidak bisa dilepaskan dari dua benda, bawang putih dan salib. Konon kabarnya hanya dengan kedua benda tersebut Dracula akan takut dan bisa dikalahkan. Menurut Hyphatia pengunaan simbol salib merupakan cara Barat untuk menghapus pahlawan dari musuh mereka-pahlawan dari pihak Islam-dan sekaligus untuk menunjukkan superioritas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pahlawan yang berusaha dihapuskan oleh Barat tersebut? Tidak lain Sultan Mahmud II (di Barat dikenal sebagai Sultan Mehmed II). Sang Sultan merupakan penakluk Konstantinopel yang sekaligus penakluk Dracula. Ialah yang telah mengalahkan dan memenggal kepala Dracula di tepi Danua Snagov. Namun kenyataan ini berusaha dimungkiri oleh Barat. Mereka berusaha agar merekalah yang bisa mengalahkan Dracula. Maka diciptakanlah sebuah fiksi bahwa Dracula hanya bisa dikalahkan oleh salib. Tujuan dari semua ini selain hendak mengaburkan peranan Sultan Mahmud II juga sekaligus untuk menunjukkan bahwa merekalah yang paling superior, yang bisa mengalahkan Dracula si Haus Darah. Dan, sekali lagi usaha Barat ini bisa dikatakan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain yang telah dipaparkan di atas, buku “Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib” karya Hyphatia Cneajna ini, juga memuat hal-hal yang selama tersembunyi sehingga belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas. Misalnya tentang kuburan Dracula yang sampai saat ini belum terungkap dengan jelas, keturunan Dracula, macam-macam penyiksaan Dracula dan sepak terjang Dracula yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu penjajahan sejarah tidak kalah berbahayanya dengan bentuk penjajahan yang lain-politik, ekonomi, budaya, dll. Penjajahan sejarah ini dilakukan secara halus dan sistematis, yang apabila tidak jeli maka kita akan terperangkap di dalamnya. Oleh karena itu, sikap kritis terhadap sejarah merupakan hal yang amat dibutuhkan agar kita tidak terjerat dalam penjajahan sejarah. Sekiranya buku karya Hyphatia ini-walaupun masih merupakan langkah awal-bisa dijadikan pengingat agar kita selalu kritis terhadap sejarah karena ternyata penjajahan sejarah itu begitu nyata ada di depan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan banyak dari catatan Barat sendiri mengkonfirmasikan eksistensi historis Dracula yang membantai ribuan Muslim dengan cara menusuk/mensula (impale)&lt;br /&gt;Sumber:achmad.web.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-5554894156003731744?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/5554894156003731744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/06/dra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/5554894156003731744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/5554894156003731744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/06/dra.html' title='SEJARAH DRACULA: Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib, SEJARAH YANG DIKABURKAN'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-5233511756886752270</id><published>2009-05-28T06:21:00.000+07:00</published><updated>2009-05-28T06:25:05.576+07:00</updated><title type='text'>Memahami Kalimat Syahadat</title><content type='html'>Oleh: Tim dakwatuna.com&lt;br /&gt;Kalimat syahadatain adalah kalimat yang tidak asing lagi bagi umat Islam. Kita senantiasa menyebutnya setiap hari, misalnya ketika shalat dan azan. Kalimat syahadatain sering diucapkan oleh umat Islam dalam pelbagai keadaan. Kita menghafal kalimat syahadah dan dapat menyebutnya dengan fasih. Namun, demikian sejauh manakah makna kalimat ini dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari kaum Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan tersebut perlu dijawab dengan realitas yang ada. Tingkah laku umat Islam yang terpengaruh dengan budaya jahiliyah atau cara hidup Barat,&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;memberi gambaran bahwa syahadah tidak cukup memberi pengaruh. Terbukti tidak sedikit dari umat Islam yang masih melakukan perkara-perkara yang dilarang Allah dan meninggalkan perintah-Nya, memberi kesetiaan bukan kepada kaum muslimin, atau tidak mensyukuri sesuatu yang diberikan kepada mereka. Itu adalah contoh dari wujud seseorang yang tidak memahami syahadah yang dibacanya dan tidak mengerti makna yang sebenarnya dari syahadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat syahadah merupakan asas utama dan landasan penting bagi rukun Islam. Tanpa syahadah, rukun Islam lainnya akan runtuh. Begitu juga dengan rukun iman. Tegaknya syahadah dalam kehidupan individu akan menegakkan ibadah dan dien dalam hidup kita. Dengan syahadatain terwujudlah sikap ruhani yang akan memberikan motivasi kepada tingkah laku jasmaniah dan akal pikiran, serta memotivasi kita untuk melaksanakan rukun Islam lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegaknya Islam mesti didahului oleh tegaknya rukun Islam; dan tegaknya rukun Islam mesti didahului oleh tegaknya syahadah. Rasulullah saw. mengisyaratkan bahwa Islam itu bagaikan sebuah bangunan. Untuk berdirinya bangunan Islam itu harus ditopang oleh 5 (lima) tiang pokok, yaitu syahadatain, shalat, saum, zakat, dan haji ke Baitulllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman Nabi saw., kalangan masyarakat Arab memahami betul makna syahadatain ini. Terbukti dalam suatu peristiwa dimana Nabi saw. mengumpulkan para pemimpin Quraisy dari kalangan Bani Hasyim, Nabi saw. bersabda, “Wahai saudara-saudara, maukah kalian aku beri satu kalimat, dimana dengan kalimat itu kalian akan dapat menguasai seluruh jazirah Arab?” Kemudian Abu Jahal menjawab, “Jangankan satu kalimat, sepuluh kalimat berikan kepadaku.” Kemudian Nabi saw. bersabda, “Ucapkanlah laa ilaha illa Allah dan Muhammad Rasulullah.” Abu Jahal pun menjawab, “Kalau itu yang engkau minta, berarti engkau mengumandangkan peperangan dengan semua orang Arab dan bukan Arab.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan Abu Jahal kepada kalimat ini bukan karena dia tidak paham akan makna dari kalimat itu. Justru sebaliknya. Dia tidak mau menerima sikap yang mesti tunduk, taat, dan patuh kepada Allah swt. saja Dia sadar betul jika ia bersikap seperti itu, maka semua orang akan tidak tunduk lagi kepadanya. Abu Jahal ingin mendapatkan loyalitas dari kaum dan bangsanya. Penerimaan syahadah bermakna menerima semua aturan dan segala akibatnya. Penerimaan inilah yang sulit bagi kaum jahiliyah untuk mengaplikasikan syahadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, apabila mereka memahami bahwa loyalitas kepada Allah itu juga akan menambah kekuatan bagi diri mereka. Mereka yang beriman semakin dihormati dan semakin dihargai. Mereka yang memiliki kemampuan dan ilmu akan mendapatkan kedudukan yang sama apabila ia sebagai muslim (Abu Jahal adalah tokoh di kalangan Arab jahiliyah dan ia memiliki banyak potensi, diantaranya ia sebagai Abu Amr (ahli hukum). Setiap individu yang bersyahadah, maka ia menjadi khalifatullah fil Ardhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat syahadah mesti dipahami dengan benar karena di dalamnya terdapat makna yang sangat tinggi. Dengan syahadah, kehidupan kita akan dijamin bahagia di dunia ataupun di akhirat. Syahadah sebagai kunci kehidupan dan tiang dien (agama Islam). Oleh karena itu, marilah kita bersama memahami syahadatain ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat adalah Pintu Masuk ke dalam Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahnya iman seseorang adalah dengan menyebutkan syahadatain. Kesempurnaan iman seseorang bergantung kepada pemahaman dan pengamalan syahadatain. Syahadatain membedakan manusia kepada muslim dan kafir. Pada dasarnya setiap manusia telah bersyahadah Rububiyah di alam arwah, tetapi ini saja belum cukup. Untuk menjadi muslim, mereka harus bersyahadah Uluhiyah dan syahadah Risalah di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ حِينَ بَعَثَهُ إِلَى الْيَمَنِ إِنَّكَ سَتَأْتِي قَوْمًا أَهْلَ كِتَابٍ فَإِذَا جِئْتَهُمْ فَادْعُهُمْ إِلَى أَنْ يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لَكَ بِذَلِكَ فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ فَرَضَ عَلَيْهِمْ خَمْسَ صَلَوَاتٍ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لَكَ بِذَلِكَ فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ فَرَضَ عَلَيْهِمْ صَدَقَةً تُؤْخَذُ مِنْ أَغْنِيَائِهِمْ فَتُرَدُّ عَلَى فُقَرَائِهِمْ فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لَكَ بِذَلِكَ فَإِيَّاكَ وَكَرَائِمَ أَمْوَالِهِمْ وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda kepada Muadz bin Jabal saat mengutusnya ke penduduk Yaman, “Kamu akan datang kepada kaum ahli kitab. Jika kamu telah sampai kepada mereka, ajaklah mereka agar bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah. Jika mereka mentaatimu dalam hal itu, beritakan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka lima shalat setiap siang dan malam. Jika mereka mentaatimu dalam hal itu beritakan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan sedekah (zakat) yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan dikembalikan kepada orang-orang miskin. Jika mereka mentaatimu dalam hal itu, hati-hatilah kamu terhadap kemuliaan harta mereka dan waspadalah terhadap doanya orang yang dizalimi, sebab antaranya dan Allah tidak ada dinding pembatas.” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini pernyataan Rasulullah saw. tentang misi Laa ilaha illallah dan kewajiban manusia untuk menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ فَإِذَا فَعَلُوا عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat. Jika mereka telah melakukan hal itu, terperiharalah darah dan harta benda mereka kecuali dengan haknya, sedangkan hisab mereka kepada Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya mengerti, memahami, dan melaksanakan syahadatain. Manusia berdosa akibat melalaikan pemahaman dan pelaksanaan syahadatain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, Tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.” [QS. Muhammad (47): 19].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat “dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan” menunjukan bahwa ketidakkonsistenan sikap seseorang dengan pernyataan tauhidnya (Laa ilaaha illallah) adalah perbuatan dosa. Karena pernyataan tersebut pada hakikatnya adalah pernyataan ikrar kecintaan, ketaatan, dan rasa takut hanya kepada Allah semata. Maka, bila seseorang muslim tidak menunaikan shalat, tidak menutup aurat, dan atau terlibat dalam pergaulan bebas antar lawan jenis, hal itu merupakan sikap tidak konsisten dengan pernyataan Laa ilaaha illallah. Karena dengan sikap seperti itu, cinta, taat, dan rasa takutnya tidak diarahkan kepada Allah, tetapi kepada hawa nafsunya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia menjadi kafir karena menyombongkan diri terhadap Laa ilaha illallah dan tidak mau mengesakan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: “Laa ilaaha illallah” (tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah), mereka menyombongkan diri.” [QS. As-Shaffat (37): 35].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud menyombongkan diri ketika diperdengarkan kalimat ”Laa ilaaha illallah” tidak semata-mata karena tidak mau mengucapkan atau mendengarkannya, tetapi yang yang dimaksud adalah substansinya, yaitu hanya taat, takut dan cinta kepada Allah. Karena itu kesombongan diri dalam ayat ini maksudnya adalah sikap tidak mau taat dan tunduk kepada perintah Allah, seperti tidak mau mengerjakan shalat, tidak menutup aurat, tidak menjauhi pergaulan bebas, berkhalwat dengan yang bukan mahramnya, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dapat bersyahadat dalam arti sebenarnya adalah hanya Allah, para malaikat, dan orang-orang yang berilmu, yaitu para nabi dan orang yang beriman kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang menegakkan keadilan; para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu): tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [QS. Ali Imran (3): 18].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia bersyahadah di alam arwah sehingga fitrah manusia mengakui keesaan Allah. Ini perlu disempurnakan dengan syahadatain sesuai ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” mMereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan).” [QS. Al-A’raf (7): 172].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat adalah Ringkasan Ajaran Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman muslim terhadap Islam bergantung kepada pemahamannya terhadap syahadatain. Sebab, seluruh ajaran Islam terdapat dalam dua kalimat yang sederhana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 hal prinsip syahadatain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pernyataan Laa ilaha illallah merupakan penerimaan penghambaan atau ibadah kepada Allah saja. Melaksanakan minhajillah (way of life yang ditetapkan Allah) merupakan ibadah kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Menyebut Muhammad Rasulullah merupakan dasar penerimaan cara penghambaan itu dari Muhammad saw. Dan Rasulullah adalah tauladan dalam mengikuti Manhaj Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Penghambaan kepada Allah meliputi seluruh aspek kehidupan. Ia mengatur hubungan manusia dengan Allah, dengan dirinya sendiri, dan dengan masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Laa ilaha illa Allah adalah penghambaan kepada Allah [QS. Al-Anbiya' (21): 25], dan Rasul diutus dengan membawa ajaran tauhid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa.” [QS. Al-Baqarah (2): 21].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia diciptakan untuk menghambakan dirinya kepada Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” [QS. Az-Dzariyat (51): 56].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu melainkan kami wahyukan kepadanya, “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku.” [QS. Al-Anbiya’ (21): 25].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad saw. adalah tauladan dalam setiap aspek kehidupan [QS. Ali Imran (3): 31], dan aktifitas hidup orang yang beriman kepada Allah, hendaknya mengikuti ajaran Muhammad saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” [QS. Al-Ahzab (33): 21].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meneladani Rasulullah menjadi parameter keimanan dan kecintaan seseorang kepada Allah. Bukti cinta kepada Allah adalah dengan mengikuti ajaran Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [QS. Ali Imran (3): 31].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh aktivitas hidup manusia secara individu, masyarakat dan negara mesti ditujukan kepada mengabdi Allah swt. saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (Al-An’am: 162).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah satu-satunya syariat yang diridhai Allah dan tidak dapat dicampur dengan syariat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” [QS. Ali Imran (3): 19].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” [QS. Ali Imran (3): 85].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudian kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.” [QS. Al-Jatsiyah (45): 18].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan bahwa (yang kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalannya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.” [QS. Al-An’am (6): 153].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat adalah Dasar Sebuah Perubahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadatain mampu mengubah manusia dalam aspek keyakinan, pemikiran, maupun jalan hidupnya. Perubahan itu juga meliputi berbagai aspek kehidupan manusia secara individu atau masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perbedaan penerimaan syahadatain pada generasi pertama umat Muhammad dengan generasi sekarang. Perbedaan tersebut disebabkan perbedaan derajat kepahaman terhadap makna syahadatain secara bahasa dan pengertian, dan sikap konsisten terhadap syahadah tersebut dalam pelaksanaan ketika menerima maupun menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat terdahulu langsung berubah ketika menerima syahadatain. Sehingga mereka yang tadinya bodoh menjadi pandai, yang kufur menjadi beriman, yang bergelimang dalam maksiat menjadi takwa dan abid, yang sesat mendapat hidayah. Masyarakat yang tadinya bermusuhan menjadi bersaudara di jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadatain dapat merubah masyarakat dahulu, maka syahadatain pun dapat mengubah umat sekarang menjadi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggambaran Allah tentang perubahan yang terjadi pada para sahabat Nabi, yang dahulunya berada dalam kegelapan jahiliyah kemudian berada dalam cahaya Islam yang gemilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan apakah orang yang sudah mati (maksudnya ialah orang yang telah mati hatinya yakni orang-orang kafir) kemudian dia kami hidupkan dan kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.” [QS. Al-An’am (6): 122].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan individu contohnya terjadi pada Mush’ab bin Umair yang sebelum mengikuti dakwah Rasul merupakan pemuda yang paling terkenal dengan kehidupan yang glamour di kota Mekkah. Tetapi setelah menerima Islam, ia menjadi pemuda sederhana yang dai, duta Rasul untuk kota Madinah, kemudian menjadi syuhada Uhud. Saat syahidnya, Rasulullah membacakan ayat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak mengubah (janjinya).” [QS. Al-Ahzab (33): 23].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi masyarakat Quraisy terhadap kalimat tauhid [QS. Al-Buruuj (85): 6-10], reaksi musuh terhadap keimanan kaum mukminin kepada Allah [QS. Al-Kahfi (18): 2], musuh memerangi mereka yang konsisten dengan pernyataan Tauhid [QS. Al-Anfal (8): 20].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: Laa ilaaha illallah (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah), mereka menyombongkan diri. Dan mereka berkata, “Apakah kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?” Sebenarnya dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya). [QS. As-Shaffat (37): 35-37].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika mereka duduk di sekitarnya. Sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.” [QS. Al-Buruj (85): 6-10].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal shalih, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik.” [QS. Al-Kahfi (18): 2].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.” [QS. Al-Anfal (8): 30].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat adalah Hakikat Dakwah Para Rasul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap rasul, semenjak Nabi Adam a.s. hingga Nabi Muhammad saw., membawa misi dakwah yang satu, yaitu syahadah. Apa yang diwahyukan kepada Rasulullah sama dengan apa yang diwahyukan kepada nabi-nabi sebelumnya. Allah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan kami berikan Zabur kepada Daud.” [QS. An-Nisa’(4): 163].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka semua mengajak manusia untuk mentauhidkan Allah semata dan hanya menyembah kepada-Nya. Seperti yang diserukan Nuh a.s. kepada kaumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata, “Wahai kaumku, sembahlah Allah. Sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), Aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat).” [QS. Al-A’raf (7): 59].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim berdakwah kepada masyarakat untuk membawa mereka menuju kepada pengabdian Allah saja serta membebasakan diri dari kesyirikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengannya; ketika mereka berkata kepada kaum mereka, “Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya, “Sesungguhnya Aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan Aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata), “Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkaulah kami bertawakal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat, dan hanya kepada Engkaulah kami kembali.” [QS. Al-Mumtahanah (60): 4].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Catatan: Nabi Ibrahim pernah memintakan ampunan bagi bapaknya yang musyrik kepada Allah: Ini tidak boleh ditiru, karena Allah tidak membenarkan orang mukmin memintakan ampunan untuk orang-orang kafir. Lihat surat An-Nisa ayat 48).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para nabi membawa dakwah bahwa ilah yang satu yaitu Allah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, “Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa.” Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” [QS. Al-Kahfi (18): 110].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat adalah Kalimat dengan Ganjaran Yang Besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak ganjaran yang diberikan oleh Allah dan dijanjikan oleh Nabi Muhammad saw. Di antaranya seseorang akan dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan dari neraka seperti sabda Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ عُبَادَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ شَهِدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ عَلَى مَا كَانَ مِنْ الْعَمَلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubadah bin Shamit meriwayatkan dari Nabi saw., beliau bersabda, “Barangsiapa mengatakan tiada ilah selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan bahwa Muhammad adalah utusan-Nya dan Rasul-Nya, bahwa Isa adalah hamba dan utusan-Nya, kalimat-Nya yang dicampakkan kepada Maryam dan ruh dari-Nya, dan bahwa surga adalah hak serta neraka itu hak. Allah akan memasukkannya ke surga, apapun amal perbuatannya.” (Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَفِي قَلْبِهِ وَزْنُ شَعِيرَةٍ مِنْ خَيْرٍ وَيَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَفِي قَلْبِهِ وَزْنُ بُرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ وَيَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَفِي قَلْبِهِ وَزْنُ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Anas, Nabi saw. bersabda, “Keluar dari neraka orang yang mengucapkan la ilaha illallah dan di hatinya ada seberat rambut kebaikan. Keluar dari neraka orang yang mengucapkan la ilaha illallah sedang di hatinya ada seberat gandum kebaikan. Dan keluar dari neraka orang yang mengatakan la ilaha illallah sedang di hatinya ada seberat zarrah kebaikan.” (Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mengikrarkan syahadat akan mendapatkan syafaat Rasulullah di hari Kiamat. Seperti sabda beliau,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ ظَنَنْتُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ أَنْ لَا يَسْأَلُنِي عَنْ هَذَا الْحَدِيثِ أَحَدٌ أَوَّلُ مِنْكَ لِمَا رَأَيْتُ مِنْ حِرْصِكَ عَلَى الْحَدِيثِ أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ خَالِصًا مِنْ قَلْبِهِ أَوْ نَفْسِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw. ditanya, “Siapakah orang yang paling berbahagia dengan syafaatmu di hari Kiamat?” Rasulullah saw. bersabda, “Aku telah mengira, ya Abu Hurairah, bahwa tidak ada seorang pun yang tanya tentang hadits ini yang lebih dahulu daripada kamu, karena aku melihatmu sangat antusias terhadap hadits. Orang yang paling bahagia dengan syafaatku di hari Kiamat adalah yang mengatakan la ilaha illallah secara ikhlas dari hatinya atau jiwanya.” (Bukhari).&lt;br /&gt;Source:&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2007/memahami-kalimat-syahadat/"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-5233511756886752270?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/5233511756886752270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/05/memahami-kalimat-syahadat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/5233511756886752270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/5233511756886752270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/05/memahami-kalimat-syahadat.html' title='Memahami Kalimat Syahadat'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-6726385565163982795</id><published>2009-05-27T17:04:00.000+07:00</published><updated>2009-05-28T06:16:18.397+07:00</updated><title type='text'>Muhammad (peace be upon him)</title><content type='html'>In 610 CE God (Allah) commissioned the Muhammad son of Abdullah (peace be upon him) to be His last and final Prophet and Messenger to mankind, in the city of Makkah (Mecca) in present day Saudi Arabia.&lt;br /&gt;Every Prophet was sent exclusively to his own people, but Allah sent His Messenger Muhammad (peace and blessings of Allah be upon him) to all of mankind as Allaah said (interpretation of the meaning):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allah revealed to His messenger the Quran by which to guide people And We have not sent you (O Muhammad) except as a giver of glad tidings and a Warner to all mankind, but most of men know not"&lt;br /&gt;[Saba 34:28]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah sent the Quran to His Messenger, to guide people and bring them forth from darkness to light by the will of their Lord.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah says (interpretation of the meaning):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(This is) a Book which We have revealed unto you (O Muhammad) in order that you might lead mankind out of darkness (of disbelief and polytheism) into light (of belief in the Oneness of Allah and Islamic Monotheism) by their Lord's Leave to the path of the All Mighty, the Owner of all praise"&lt;br /&gt;[Ibraaheem 14:1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;The Quran is a Message from Allah to the whole of humanity. It was transmitted to us in a chain starting from the Almighty to the Angel Gabriel, The Angel Gabrial then transmitted it to the Prophet Muhammad (peace be upon him). This message was given to the Prophet (peace be upon him) in pieces over a period spanning approximately 23 years (610 CE to 622 CE). The Prophet (peace be upon him) was 40 years old when the Quran began to be revealed to him, and he was 63 when the revelation was completed. the Quran was revealed in Arabic.&lt;br /&gt;by http://www.converttoislam.org/. Source: &lt;a href="http://www.converttoislam.org/"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-6726385565163982795?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/6726385565163982795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/05/muhammad-peace-be-upon-him.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/6726385565163982795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/6726385565163982795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/05/muhammad-peace-be-upon-him.html' title='Muhammad (peace be upon him)'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1090325931413644222.post-7157247480597712986</id><published>2009-05-27T17:03:00.000+07:00</published><updated>2009-05-27T17:04:26.811+07:00</updated><title type='text'>Islam: Basic Belief</title><content type='html'>&lt;p&gt;Islam is a pure monotheistic religion. Which means it is a religion that teaches us there is only one God that has the right to be worshiped and everything else that exists is God's creation. Further more Islam teaches us that God exists outside His creation. That God is unique, has no son nor partner, there is none co-equal or comparable unto Him, He is All powerful, none can harm or benefit him and none has the right to be worshipped but Him alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; In the Name of Allah, most Compassionate, most Merciful&lt;br /&gt; 1. Say (O Muhammad  ): "He is Allâh, (the) One.&lt;br /&gt; 2. "Allâh-us-Samad (The Self-Sufficient Master, Whom all creatures need, He neither eats nor drinks).&lt;br /&gt; 3. "He begets not, nor was He begotten;&lt;br /&gt; 4. "And there is none co-equal or comparable unto Him."&lt;br /&gt; (Quran Surah Al-Ikhlaas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Therefore God is not a tree or inside plants, animals, humans or stones. Nor does God become a human being. Nor can a human being become God. But rather God is separate from His creation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If there was more than one God then there would be chaos. One God may want it to be cold and rainy and the other God may want it to be hot and sunny. This would end up in chaos for human beings in particular.&lt;/p&gt;  &lt;p class="content" align="left"&gt;Islam is not a new religion. It is, in essence, the same message and guidance which Allah revealed to all His Prophets, like Adam, Enoch, Noah, Abraham, Ishmael, Isaac, David, Moses, Jesus and Muhammad (peace be upon them all). But the message which was revealed to Prophet Muhammad  (peace be upon him) is Islam in its comprehensive, complete and final form.&lt;/p&gt;&lt;p class="content" align="left"&gt;by http://www.converttoislam.org/. Source &lt;a href="http://www.converttoislam.org/"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1090325931413644222-7157247480597712986?l=myfsi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myfsi.blogspot.com/feeds/7157247480597712986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/05/islam-basic-belief.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/7157247480597712986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1090325931413644222/posts/default/7157247480597712986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myfsi.blogspot.com/2009/05/islam-basic-belief.html' title='Islam: Basic Belief'/><author><name>FSI IBNU SINA FKIK UNTAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05998333288579488082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_r1VRcGLU4gc/TDQQMCL7AyI/AAAAAAAAAHQ/21YUzJgZYcU/S220/New+FSI+IBNU+SINA+LOGO+copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
